Konten dari Pengguna

Penjelasan mengenai Topik atau Judul Perdebatan yang Akan Diargumentasikan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsplash.com - Topik atau judul perdebatan yang akan diargumentasikan
zoom-in-whitePerbesar
Unsplash.com - Topik atau judul perdebatan yang akan diargumentasikan

Dalam sebuah debat, pastilah ada topik atau judul perdebatan yang akan diargumentasikan oleh para peserta debat. Debat adalah bertukar pendapat mengenai suatu mosi yang sedang dibahas.

Ya, topik atau judul perdebatan yang akan diargumentasikan disebut dengan mosi. Dalam perdebatan, biasanya mosi diperdebatkan oleh pihak yang percaya dan pihak yang tidak percaya.

Mosi sebagai Topik atau Judul Perdebatan yang Akan Diargumentasikan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian mosi adalah keputusan rapat. Dijelaskan juga bahwa mosi terbagi menjadi dua, yakni mosi kepercayaan dan mosi tidak percaya. Mosi tidak pervaya kerap mencuat ke permukaan setiap kali muncul undang-undang yang tidak berpihak kepada rakyat.

Mosi didefinisikan sebagai suatu pendapat, keinginan, ide atau suatu sudut pandang yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan dalam sebuah perdebatan. Dalam perdebatan, mosi biasanya menjadi sesuatu yang diperdebatkan oleh pihak yang percaya dan pihak yang tidak percaya. Artinya, mosi harus berisi pro dan kontra sehingga memiliki poin yang dapat didiskusikan.

Unsplash.com

Mosi harus memenuhi suatu persyaratan, seperti

  • Tema yang diangkat harus menarik

  • Mosi harus fokus pada suatu peristiwa

  • Mosi harus berisi konflik di dalamnya

  • Harus mengambil isu-isu terkini atau isu yang hingga kini selalu mendapatkan sorotan namun belum mendapatkan solusi.

  • Mosi harus seimbang (adanya keseimbangan antara pro dan kontra sehingga dapat diperdebatkan)

Jika dilihat dari pengertian lainnya, mosi adalah salah satu unsur debat. Mosi adalah topik atau judul perdebatan yang akan diargumentasikan oleh para peserta debat. Sebelum melaksanakan debat, pastinya harus ada mosi atau topik yang diperdebatkan terlebih dahulu. Debat tentunya tak bisa berjalan jika tidak ada mosi ataupun topik yang diperdebatkan oleh peserta.

Menurut buku Menjadi Pembicara Terampil, Sujinah, 2017, setelah menentukan mosi yang sesuai untuk diperdebatkan, maka sebaiknya hal yang paling awal dilakukan sebelum adalah mencari data untuk memperkuat argumen-argumen yang akan disampaikan nanti dalam perdebatan dan mempelajarinya. Kemudian setelah itu barulah setiap kandidat debat siap untuk memulai perdebatan.

Pihak yang terlibat di dalam debat biasanya terbagi menjadi dua pihak, yaitu afirmatif yang merupakan kelompok yang setuju dengan gagasan yang terdapat dalam mosi. Sementara itu, pihak oposisi adalah pihak yang melawan afirmasi, tidak setuju dengan gagasan yang terdapat dalam mosi. (DNR)