Penjelasan Pengertian dan Fungsi Properti dalam Seni Tari

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian dan fungsi properti dalam seni tari merupakan salah satu hal penting yang harus dipelajari. Properti adalah bagian dari unsur pendukung tari. Unsur ini digunakan untuk memperdalam kesan suatu tari sehingga akan tampak lebih menarik.
Tanpa adanya properti, tari menjadi kurang menarik. Selain itu, penari juga akan lebih mudah membawakan tarian jika ada properti yang memadai.
Pengertian dan Fungsi Properti dalam Seni Tari
Mengutip dari Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Anak di Sekolah Dasar, Fajrie, dkk (2023:179), seni tari adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang wajib dikembangkan dan dilestarikan sesuai perkembangan masyarakat.
Dalam menampilkan suatu tari, diperlukan properti yang sesuai. Apa pengertian dan fungsi properti dalam seni tari? Properti tari adalah perlengkapan yang digunakan untuk mempercantik penampilan seorang penari.
Properti tari berupa alat dan bahan yang diperlukan saat menari. Properti berperan sebagai pelengkap dalam pementasan tari dan digunakan untuk menambah keindahan pada tari. Properti juga akan memperkuat makna yang dibawakan dalam tarian.
Karena perannya sangat penting, properti tari harus dipersiapkan dengan baik dan tidak boleh asal. Para penari juga memerlukan keterampilan khusus untuk menggunakan properti dengan baik.
Properti tari memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.
Untuk mendeskripsikan tema tarian. Dengan menggunakan properti yang tepat, tema tarian yang dibawakan oleh para penari akan terlihat lebih jelas.
Untuk memperjelas karakter dan gerakan penari. Properti tari dapat membuat karakter yang dibawakan penari bisa terlihat semakin jelas.
Untuk memperindah gerakan. Properti tari juga digunakan untuk menambah nilai keindahan suatu tari.
Contoh Properti Tari
Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tarian daerah masing-masing. Setiap tarian tersebut dilengkapi dengan properti yang berbeda-beda juga. Simak beberapa contoh berikut.
Tari Topeng dari Jakarta menggunakan properti berupa topeng.
Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan menggunakan properti berupa kipas.
Tari Remo dari Jawa Timur menggunakan properti berupa selendang.
Tari Lilin dari Sumatra Barat menggunakan properti berupa lilin dan piring.
Tari Kancet Papatai dari Kalimantan Timur menggunakan properti berupa perisai dan mandau.
Baca juga: Pengertian dan Level Gerak Tari dalam Kesenian
Pengertian dan fungsi properti dalam seni tari adalah beberapa hal yang wajib dipelajari, terutama bagi yang mendalami bidang ini. Selamat belajar! (KRIS)
