Penjelasan Puasa Nisfu Sya’ban Berapa Hari untuk umat Muslim

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada bulan Syaban juga terdapat momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim, yaitu Nisfu Syaban. Di bulan inilah, umat muslin sering melakukan puasa. Namun seringkali masih ada yang bingung, puasa nisfu syaban berapa hari?
Nisfu Syaban terdiri dari dua kata, Nisfu dan Syaban. berdasarkan buku Kumpulan Ceramah dan Doa untuk Berbagai Acara oleh Gamal Komandoko (2013: 99), Nisfu berarti setengah atau separuh bulan. Sedangkan Syaban adalah bulan Syaban. Dengan begitu, Nisfu Syaban adalah malam pertengahan bulan Syaban atau malam tanggal 15 bulan Syaban.
Lantas, bagi yang ingin berpuasa nisfu syaban berapa hari harus melakukannya? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.
Berapa Hari Puasa Nisfu Syaban?
Menurut buku Anak Rajin Puasa oleh Hamidah Jauhary (2019: 140), puasa Nisfu Syaban adalah puasa yang dilakukan tepat pada pertengahan bulan Syaban, yaitu pada tanggal 15 bulan Syaban. Bulan Syaban adalah bulan di mana segala amalan kita diajukan pada Allah SWT, oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita berpuasa.
Niat Puasa Nisfu Syaban adalah sebagai berikut:
Nawaitu shouma syahri sya'baana sunnatan lillaahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa sunah Syaban karena Allah Ta'ala."
Terkait malam Nisfu Syaban, jika mengacu pada kalender Masehi, 15 Syaban akan jatuh pada Jumat, 18 Maret 2022 mendatang. Mengingat perhitungan hari dalam kalender Qomariah dimulai pada malam hari, Nisfu Syaban akan bertepatan dengan Kamis, 17 Maret 2022 malam hari.
Jika mengacu pada kalender Masehi, 15 Syaban akan jatuh pada Jumat, 18 Maret 2022. Mengacu pada perhitungan hari dalam kalender Qomariah yang dimulai pada malam hari, Nisfu Syaban akan bertepatan dengan Kamis 17 Maret 2022 malam hari.
Melaksanakan puasa pada bulan Syaban adalah hal yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW. karena pada bulan ini Rasulullah SAW menjalankan puasa sunnah lebih banyak dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Seperti yang dijelaskan dalam hadits yang diceritakan Aisyah R.A berikut ini:
"Rasulullah SAW sempat puasa beberapa hari hingga kami berpikir dia akan terus melakukannya. Kemudian, Rasulullah SAW tidak puasa selama beberapa hari dan kami mengira dia tidak akan puasa lagi. Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyelesaikan puasa hingga satu bulan kecuali saat Ramadhan, dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa sebanyak di bulan Syaban." (HR. Abu Daud).
Itulah penjelasan mengenai puasa Nisfu Syaban berapa hari. Semoga dapat menambah wawasan anda.(IND)
