Konten dari Pengguna

Penjelasan tentang Bentuk Bulan dan Fase-Fasenya dalam Sistem Tata Surya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentuk bulan. Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Bentuk bulan. Sumber: pixabay.com

Bulan adalah benda langit yang tempak dari bumi dan dapat memancarkan sinar. Apabila diteliti menggunakan mata telanjang, bulan akan tampak memiliki bagian yang gelap dan terang. Adapun bagian gelap ini merupakan bagian yang tidak pernah terkena sinar matahari. Begitu pula sebaliknya. Lantas, bagaimana bentuk bulan?

Bulan mempunyai bentuk bulan seperti bumi dengan volume 80 kali lebih kecil dari bumi. Bulan adalah satelit bumi yang memancarkan sinar di malam hari akibat pantulan sinar matahari ke bumi. Struktur permukaan bulan dilapisi oleh materi, seperti pasir yang menyebabkan permukaan bulan tampak berkilau.

Bagaimana Bentuk Bulan?

Bulan berbentuk bulat dengan massa jenis 3340 kg/m3. Massa bulan yang kecil ini menyebabkan gaya tarik pada benda di permukaannya juga kecil. Hal inilah yang membuat kekuatan gaya tarik bulan hanya 1/6 gaya tarik bumi. Akibatnya, bulan tidak bisa menahan molekul-molekul udara tetap berada di sekelilingnya untuk membentuk atmosfer.

Bentuk bulan. Sumber: pixabay.com

Fase-Fase Bulan

Berikut adalah fase-fase bulan dalam sistem tata surya yang dikutip dari buku Kuark – Tumbuhan dan Hewan Air dan Bentuk-Bentuk Bulan karya Gelar Soetopo (2011).

  1. Bulan baru, yakni posisi bulan terletak hampir sejajar dengan bumi dan matahari sehingga bulan dalam keadaan gelap dan tidak terlihat.

  2. Seperempat pertama, yakni posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap maahari dan bumi. Pada fase ini, bulan mulai terlihat dalam keadaan sabit ataupun separuh.

  3. Bulan purnama, yakni posisi bulan terletak hampir segaris dengan bumi dan matahari dengan posisi bumi berada di tengah. Dalam posisi ini, bagian bulan yang terkena sinar matahari adalah bagian permukaan bulan yang terang sehingga bulan tampak penuh bulat seperti bumi.

  4. Seperempat terakhir, yakni posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap matahari dan bumi sehingga bulan berada dalam keadaan gelap dan tidak dapat terlihat.

Setelah melewati keempat fase tersebut, bulan akan kembali ke posisi bulan mati dan akan berlanjut ke fase berikutnya. Keseluruhan fase ini berlangsung selama 28 hari atau 7 hari untuk setiap fasenya. (Anne)