Konten dari Pengguna

Penjelasan tentang Hukum Tajwid Surat Yunus Ayat 40-41

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tajwid Surat Yunus ayat 40-41. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Tajwid Surat Yunus ayat 40-41. Sumber: unsplash.com

Memahami hukum tajdwid Surat Yunus ayat 40-41 yang ada di dalam Alquran tentu merupakan salah satu amalan yang dapat mendatangkan pahala. Dengan memahami hukum tajwidnya, maka kita bisa mengetahui kesalahan saat memabaca ayat Alquran tersebut. Jadi, ilmu tentang Alquran kita bisa lebih baik dari sebelumnya.

Nah, dalam artikel di bawah ini kami akan menjelaskan tentang hukum tajwid yang ada di dalam surat Yunus ayat 40-41. Simak baik-baik, ya!

Penjelasan tentang Hukum Tajwid Surat Yunus Ayat 40-41

Tajwid Surat Yunus ayat 40-41. Sumber: unsplash.com

Berikut adalah penjelasan tentang hukum tajwid Surat Yunus ayat 40-41 dalam Alquran yang bisa Anda pelajari dikutip dari buku Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multietnik karya Mahfud (2015).

Ayat 40:

وَمِنْهُمْ

Idhar halqi, karena ada nun mati bertemu huruf ha. Cara membacanya terang dan jelas.

مِنْهُمْ مَنْ

Idgham mimi/mutamasilaen, karena ada huruf mim mati bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya didengungkan selama 3 harakat.

مَنْ يُؤْ

Idgham bighunnah, karenaada nun mati bertemu dengan huruf ya. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

وَمِنْهُمْ

Idhar halqi, karena ada nun mati bertemu huruf ha. Cara membacanya terang dan jelas.

وَمِنْهُمْ مَنْ

Idgham mimi/mutamasilaen, karena ada huruf mim mati bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya didengungkan selama 3 harakat.

مَنْ لَا

Idgham bilaghunnah, karena ada nun mati bertemu huruf lam. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung.

بِالْمُفْسِدِينَ

Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

Ayat 41:

وَإِنْ كَذَّ

Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf kaf. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf kaf.

وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ

Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf ain. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

أَنْتُمْ

Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf kaf. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf kaf.

أَنْتُمْ بَرِيئُونَ

Ikhfa safawi, karena ada mim mati bertemu huruf ba. Cara membacanya didengungkan dengan samar.

مِمَّا

Ghunnah musyaddah, karena ada huruf mim yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

ءٌ مِمَّا

Idgham bighunnah, karena ada dhomahtain bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

مِمَّا

Ghunnah musyaddah, karena ada huruf mim yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

تَعْمَلُونَ

Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

(Anne)