Konten dari Pengguna

Penjelasan tentang Proses Respirasi Sel untuk Mendapatkan Energi

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi artikel Penjelasan tentang Proses Respirasi Sel untuk Mendapatkan Energi. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Penjelasan tentang Proses Respirasi Sel untuk Mendapatkan Energi. Sumber: pexels.com/Pixabay

Proses respirasi sel untuk mendapatkan energi terjadi di bagian mitokondria. Dalam artikel berikut ini kita akan memahami lebih jauh mengenai proses respirasi sel.

Ilustrasi artikel Penjelasan tentang Proses Respirasi Sel untuk Mendapatkan Energi. Sumber: pexels.com/Katerina Holmes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Penjelasan tentang Proses Respirasi Sel untuk Mendapatkan Energi. Sumber: pexels.com/Katerina Holmes

Proses Respirasi untuk Mendapatkan Energi

Menurut buku Jago Biologi SMA oleh Zakrinal & Sinta Purnama S. (2009: 149-150), respirasi bertujuan untuk mendapatkan energi dalam bentuk ATP melalui pembakaran di dalam sel. Energi yang dibebaskan dalam pembakaran segera disimpan dalam bentuk ATP (Adenosine Trifosfat). Proses respirasi terjadi dalam mitokondria.

  1. Respirasi Aerob: Peristiwa pembakaran zat makanan yang melibatkan oksigen dari pernapasan untuk ditukarkan dengan karbondioksida. Respirasi ini terjadi dalam tiga tahapan, yaitu glikolisis, siklus krebs, dan transport electron.

  • Glikoliosis: Terjadi di dalam sitoplasma sel. Glikolisis adalah reaksi pelepasan energi yang memecah satu molekul glukosa atau karbohidrat yang lain menjadi 2 molekul asam piruvat. Selain membentuk 2 molekul asam piruvat, juga dihasilkan 2 molekul NADH dan 2 molekul ATP.

  • Siklus Krebs: Tahap kedua dalam proses respirasi aerob. Dalam siklus krebs 1, molekul asam piruvat akan menghasilkan 2 molekul NADH, 2 molekul FADH2, dan 2 molekul ATP. Selain menghasilkan berbagai macam molekul, siklus Krebs membentuk kembali oksaloasetat.

  • Transport Electron: Terjadi di dalam membran mitokondria. Sistem ini merupakan tahap terakhir dari proses respirasi aerob, saat elektron dari siklus krebs dialirkan berturut-turut pada enzim dan kofaktor membran dalam mitokondria. Dalam transport electron 1 molekul glikosa akan dipecah dan akan menghasilkan 34 molekul ATP.

  1. Respirasi Anaerob: Respirasi yang tidak membutuhkan oksigen sebagai penerima elektron akhir pada saat pembentukan ATP. Respirasi anaerob menggunakan glukosa sebagai substrat. fermentasi merupakan respirasi anaerob. Fermentasi hanya menghasilkan 2 molekul ATP. Ada dua macam fermentasi, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.

  • Fermentasi Alkohol: Fermentasi alkohol biasanya dilakukan dua jamur ragi secara anaerob dan dihasilkan 2 molekul ATP.

  • Fermentasi Asam Laktat: Fermentasi Asam laktat biasanya terjadi pada otot manusia pada saat seseorang bekerja keras dan kurangnya penimbunan oksigen. Penimbunan asam laktat pada otot manusia jika dibiarkan dapat menyebabkan elastisitas otot berkurang dan dapat menimbulkan gejala kram serta kelelahan.

Ilustrasi artikel Penjelasan tentang Proses Respirasi Sel untuk Mendapatkan Energi. Sumber: pexels.com/Katerina Holmes

Itulah penjelasan mengenai proses respirasi sel untuk mendapatkan energi. Semoga dapat menambah wawasan anda. (IND)