Konten dari Pengguna

Penyebab dan Akibat Kekeringan Lengkap dengan Cara Mencegahnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wilayah yang mengalami kekeringan. Foto: dok. https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wilayah yang mengalami kekeringan. Foto: dok. https://unsplash.com/

Kekeringan merupakan suatu hal buruk yang dapat menimpa suatu wilayah, terlebih saat wilayah tersebut mengalami musim kemarau. Apa saja yang bisa mengakibatkan kekeringan dan bagaimana cara mencegahnya? Mari simak penjelasan mengenai penyebab, akibat dan cara untuk mencegah kekeringan dalam artikel berikut ini.

Penyebab dan Akibat Kekeringan serta Cara untuk Menanggulanginya

Peristiwa kekeringan merupakan peristiwa dimana suatu wilayah mengalami kekurangan kebutuhan air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang tinggal di wilayah tersebut, baik itu kebutuhan makan, minum, atau bahkan untuk mandi dan kebutuhan kebersihan lainnya.

Penjelasan mengenai peristiwa kekeringan juga disebutkan secara rinci dalam buku berjudul Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-Isu Strategis karya Wignyo Adiyoso (2018:44) yang menjelaskan bahwa kekeringan adalah hubungan antara ketersediaan yang jauh di bawah kebutuhan air baik untuk kebutuhan hidup, pertanian, dan lingkungan.

Kejadian kekeringan tersebut rupanya dapat dialami suatu wilayah dengan sebab-sebab tertentu, baik itu dari faktor alam maupun faktor manusia itu sendiri. Sebagaimana yang dijelaskan dalam buku Pembangunan Desa Rawan Bencana yang ditulis oleh Putrawan Habibi, SP,MP dan I Gusti Lanang Parta Tanaya, PhD (2019:187).

Dalam buku tersebut memaparkan bahwa kekeringan dapat terjadi sebab gejala alam. Kejadian atau gejala alam yang menyebabkan kekeringan adalah perubahan iklim yang disebut dengan El Nino yang mengubah pola cuaca dan berdampak terhadap berkurangnya air hujan. Penyebab kekeringan juga dapat terjadi karena ulah campur tangan manusia, seperti:

  • Penebangan hutan yang merusak daerah resapan air hujan sehingga menurunkan kemampuan tanah menahan air

  • Sumber air berkurang

  • Penggunaan tanah yang kurang teratur

  • Perubahan iklim

  • Penggunaan air yang berlebihan

  • Polusi sumber air

Ilustrasi wilayah yang mengalami kekeringan. Foto: dok. https://unsplash.com/

Dalam buku ini juga disebutkan akibat atau dampak yang dapat ditimbulkan dari kekeringan, antara lain:

  • Munculnya kesulitan mendapatkan air bersih

  • Munculnya penyakit-penyakit, terutama penyakit kulit, penyakit tanaman dan ternak

  • Kekurangan pangan sehingga menimbulkan kelaparan karena berkurangnya atau gagal panen

  • Kebakaran di daerah peternakan, pertanian, dan hutan

  • Rusaknya lingkungan air tawar yang mengakibatkan berkurangnya hewan di alam

  • Berkurangnya pendapatan penduduk yang bergantung pada ketersediaan air seperti petani dan petambak

  • Timbulnya erosi tanah oleh angin dan air

Untuk mencegah dan mengatasi peristiwa kekeringan, kita dapat melakukan beberapa cara sesuai dengan yang disebutkan dalam laman resmi https://siaga.bnpb.go.id yang diakses pada 8 September 2021, menyebutkan kekeringan dapat diatasi dengan beberapa cara antara lain:

  1. Penghijauan yang dilakukan di daerah hulu diikuti dengan melakukan pengurangan konversi lahan didaerah hulu.

  2. Mengurangi konversi lahan yang menyebabkan penurunan kemampuan lahan dalam menyerap air hujan.

  3. Pencegahan kekeringan juga dapat dilakukan dengan mencegah pendangkalan waduk dan menyediakan embung atau penampung air hujan sebagai cadangan air.

Dengan mengetahui apa saja yang bisa mengakibatkan kekeringan, akibat yang ditimbulkan dan juga cara mencegahnya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk menjaga kelestarian dan kehijauan lingkungan hidup di sekitar kita agar terhindar dari kekeringan. (DAP)