Konten dari Pengguna

Perbedaan Alat dan Bahan dalam Seni Rupa beserta Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 5 menit

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan alat dan bahan dalam seni rupa. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan alat dan bahan dalam seni rupa. Foto: Unsplash

Selain keterampilan, seorang seniman juga membutuhkan alat dan bahan untuk menunjang aktivitas saat membuat karya seni. Seorang seniman perlu mengetahui perbedaan alat dan bahan dalam seni rupa agar lebih mudah dalam pengaplikasiannya.

Mengutip buku Kisi-kisi Terbaru UN+USBN SMP/MTS oleh Tim Edu Penguin (2017), alat dan bahan merupakan suatu pelengkap yang digunakan untuk mencapai tujuan. Setiap aktivitas membutuhkan alat dan bahan yang berbeda-beda, tergantung jenis aktivitas yang dilakukan.

Alat dan bahan yang digunakan oleh seniman tentu tidak sama dengan alat dan bahan yang digunakan oleh petani, montir, atau dokter. Dalam suatu teks prosedur, alat dan bahan adalah salah satu elemen penting yang perlu ditulis.

Definisi Alat dalam Seni Rupa

Ilustrasi perbedaan alat dan bahan dalam seni rupa. Foto: Unsplash

Alat merupakan suatu benda yang digunakan untuk mengerjakan sesuatu demi mencapai maksud tertentu. Jadi, penekanan definisi mengenai alat lebih bersifat pada kebendaan yang mencakup berupa perabot atau perkakas.

Sesuatu yang tidak memiliki wujud atau bentuk tidak bisa digolongkan sebagai alat. Dalam seni rupa, ada berbagai alat yang dipakai untuk menciptakan karya seni. Alat-alat tersebut di antaranya sebagai berikut:

  • Kuas: jenis alat yang digunakan untuk menggoreskan cat pada bidang datar, seperti kertas, kanvas, kain, dan tembok. Kuas dibedakan menjadi dua dalam seni rupa yaitu kuas berbulu kaku (stiff hair brush) dan kuas berbulu lunak(soft hair brush).

  • Palet Cat: alat yang digunakan sebagai bidang permukaan untuk mencampur cat selama proses melukis.

  • Pisau Palet: pisau yang digunakan untuk metode melukis yang menggunakan teknik cat minyak. Pisau ini berguna untuk membuat tekstur lukisan lebih tebal.

  • Rautan: alat yang digunakan untuk meruncingkan pensil maupun pensil warna.

  • Penghapus: alat yang dipakai untuk menghapus coretan pensil yang salah pada gambar.

  • Penggaris

Definisi Bahan dalam Seni Rupa

Ilustrasi kertas. Foto: Unsplash

Definisi bahan dalam seni rupa adalah salah satu elemen penting dalam proses penciptaan karya seni. Tanpa adanya bahan, maka alat seni tidak dapat tercipta dengan baik.

Pada intinya seni rupa memiliki bentuk dua dimensi dan tiga dimensi. Dalam penciptaan karya, bahan juga mengikuti bentuk tersebut. Beberapa contoh bahan di dalam membuat karya seni rupa yaitu sebagai berikut:

  • Kertas: bahan yang digunakan sebagai landasan untuk melukis ataupun menggambar dengan pastel, cat air, pensil warna dan sebagainya.

  • Kanvas: bahan yang digunakan sebagai media untuk melukis yang diberi lapisan plamur dan lem.

  • Hardboard: bahan yang dipakai untuk membuat cetakan pada seni grafis cetak tinggi.

Perbedaan alat dan bahan dalam seni rupa sangat jelas, bahwa alat merupakan benda yang digunakan, namun tidak habis meskipun berkali-kali dipakai.

Sementara, bahan adalah benda yang digunakan, namun dapat habis jika digunakan terus menerus. Kedua unsur ini sangat penting untuk digunakan dalam membuat karya seni rupa.

Perbedaan Alat dan Bahan secara Umum

Ilustrasi alat palu dan bahan paku. Foto: Unsplash

Secara umum, perbedaan alat dan bahan terletak pada fungsinya. Alat adalah sarana yang berfungsi untuk membantu mempermudah suatu proses pekerjaan dan tidak akan berkurang atau habis setelah digunakan.

Sementara itu, bahan adalah materi yang digunakan untuk mewujudkan suatu bentuk karya atau benda dan bisa berkurang ataupun habis setelah digunakan. Bahan dapat ditemui di sekitar lingkungan maupun berupa bahan olahan.

Adapun beberapa perbedaan alat dan bahan secara umum, yaitu:

  1. Alat tidak akan berkurang ataupun habis setelah digunakan, sedangkan bahan berpotensi untuk berkurang dan habis jika sudah digunakan.

  2. Alat berfungsi untuk membantu mempermudah suatu proses pengerjaan, sedangkan bahan berfungsi sebagai materi untuk mewujudkan suatu bentuk karya.

  3. Alat tidak dapat dibuat menjadi benda tertentu, sedangkan bahan digunakan untuk membuat seuatu benda baru.

  4. Alat dapat digunakan secara berulang-ulang dan tidak akan habis, sedangkan bahan tidak dapat digunakan berulang kali.

  5. Alat umumnya berbentuk benda yang sudah jadi dan memiliki fungsi guna, sedangkan bahan dapat berbentuk benda mentah dan belum memiliki fungsi guna.

Baca Juga: Penjelasan tentang 5 Jenis Elemen Seni Rupa dan Budaya

Contoh Alat dan Bahan

Ilustrasi contoh alat dan bahan. Foto: Unsplash

Terdapat banyak contoh alat dan bahan yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun beberapa contoh alat dan bahan, yaitu:

1. Contoh Alat

Alat adalah suatu benda yang digunakan dalam melakukan pekerjaan tertentu. Beberapa contoh alat yang biasa digunakan sehari-hari, yaitu:

  • Peralatan dapur, seperti teflon, panci, sendok, garpu, gelas, dan piring.

  • Peralatan kerajinan tangan, seperti palu, meteran, pisau, gunting, dan gergaji.

  • Peralatan tulis, seperti pensil, pulpen, buku, penggaris, penghapus, dan spidol.

2. Contoh Bahan

Bahan ada yang diambil dari alam langsung, ada pula yang berupa bahan olahan. Dikutip dari Kerajinan Tangan dan Kesenian untuk Sekolah Dasar Kelas 6 oleh Dedi Nurhadiat (2006: 11-12), bahan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

  • Bahan keras, yakni bahan dengan tekstur keras yang dapat dibentuk melalui cara memahat, memotong, dan lainnya. Contoh bahan keras adalah batu, kayu, bambu, besi, kulit kerang, pecahan keramik, dan sebagainya.

  • Bahan lunak, yakni bahan dengan tekstur lunak yang dapat dibentuk menggunakan cetakan, butsir, dan lainnya. Contoh bahan lunak adalah tanah liat, lilin mainan, bubur kertas, bubur semen, bubur sagu, adonan kue, sabun mandi, dan sebagainya.

Berdasarkan penjelasan di atas, adapun contoh hasil akhir suatu karya atau benda tertentu dari penggunaan alat dan bahan di antaranya kursi dan meja.

Kursi dan meja merupakan benda yang memiliki fungsi guna dan keindahan. Kedua benda ini menggabungkan penggunaan alat dan bahan, di mana yang biasa digunakan adalah gergaji, palu, dan meteran, sedangkan bahan pembuatnya dapat berupa kayu, paku, dan cat.

(DLA & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa contoh alat yang digunakan dalam seni rupa?
chevron-down

Dalam seni rupa, ada berbagai alat yang dipakai untuk menciptakan karya seni. Alat-alat tersebut di antaranya kuas, palet cat, pisau palet, rautan, penghapus, dan penggaris.

Apa itu bahan dalam seni rupa?
chevron-down

Definisi bahan dalam seni rupa adalah salah satu elemen penting dalam proses penciptaan karya seni. Tanpa adanya bahan, maka alat seni tidak dapat tercipta dengan baik.

Apa contoh bahan yang digunakan dalam seni rupa?
chevron-down

Beberapa contoh bahan di dalam membuat karya seni rupa yaitu kertas, kanvas, dan hardboard.