Perbedaan antara Cuaca dan Iklim: Pengertian, Faktor, dan Dampaknya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cuaca dan iklim sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Lantas, apa perbedaan antara cuaca dan iklim?
Dalam ilmu geografi, cuaca merujuk pada kondisi atmosfer dalam jangka waktu singkat, sedangkan iklim menggambarkan pola cuaca dalam jangka waktu yang lebih lama.
Simak penjelasan lebih lengkap seputar perbedaan antara cuaca dan iklim, mulai dari pengertian, faktor, dan dampaknya melalui uraian di bawah ini.
Pengertian Cuaca dan Iklim
Merujuk buku Mengenal Iklim dan Cuaca di Indonesia karangan Budi Susilo, cuaca adalah kondisi atmosfer pada suatu tempat dalam periode waktu yang relatif singkat, biasanya beberapa jam hingga beberapa hari.
Cuaca dapat berubah dengan cepat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, serta angin. Contoh cuaca, di antaranya:
Hujan deras di Jakarta pada sore hari.
Suhu udara panas di siang hari dan turun saat malam.
Angin kencang yang terjadi di suatu wilayah dalam satu hari.
Sementara itu, iklim adalah pola cuaca rata-rata yang terjadi dalam jangka waktu panjang, biasanya dalam hitungan puluhan hingga ratusan tahun.
Iklim ditentukan berdasarkan data cuaca yang dikumpulkan dalam periode panjang dan menggambarkan kondisi atmosfer secara keseluruhan di suatu wilayah. Contoh iklim, yaitu:
Iklim tropis yang selalu panas dan lembap sepanjang tahun.
Iklim kutub yang selalu dingin dengan suhu ekstrem.
Iklim gurun yang panas di siang hari dan dingin di malam hari.
Baca Juga: Perbedaan WIB, WITA, dan WIT sebagai Zona Waktu di Indonesia
Faktor yang Memengaruhi Cuaca dan Iklim
Menurut Winarso dalam bukunya yang berjudul Pengelolaan Bencana Cuaca dan Iklim untuk Masa Mendatang, berikut beberapa faktor yang memengaruhi cuaca dan iklim.
Faktor yang Memengaruhi Cuaca:
Suhu udara = Ditentukan oleh intensitas sinar matahari yang diterima suatu wilayah.
Kelembapan udara = Kandungan uap air dalam atmosfer yang memengaruhi kemungkinan hujan.
Tekanan udara = Berbeda di setiap tempat dan memengaruhi pola angin serta hujan.
Awan dan curah hujan = Membantu menentukan apakah suatu daerah akan mengalami hujan atau cerah.
Faktor yang Mempengaruhi Iklim:
Letak geografis = Negara di dekat garis khatulistiwa memiliki iklim tropis, sedangkan wilayah dekat kutub memiliki iklim dingin.
Ketinggian tempat = Semakin tinggi suatu wilayah, semakin dingin udaranya.
Arus laut = Arus laut hangat atau dingin dapat memengaruhi suhu suatu daerah.
Topografi = Gunung, lembah, dan dataran rendah memengaruhi pola angin dan curah hujan.
Dampak Perubahan Cuaca dan Iklim terhadap Kehidupan
Perubahan cuaca maupun iklim dapat berdampak langsung pada aktivitas manusia, misalnya:
Dampak Perubahan Cuaca
Hujan deras dapat menyebabkan banjir di daerah perkotaan.
Gelombang panas dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan kesehatan.
Angin kencang dapat merusak bangunan dan infrastruktur.
Dampak Perubahan Iklim
Pemanasan global menyebabkan peningkatan suhu bumi.
Perubahan curah hujan dapat memengaruhi produksi pertanian.
Mencairnya es di kutub meningkatkan risiko naiknya permukaan laut.
(NDA)
