Konten dari Pengguna

Perbedaan Electric Vehicle, Plug-in Hybrid, dan Hybrid dalam Dunia Otomotif

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Electric Vehicle, Plug-in Hybrid, dan Hybrid, Sumber: Unsplash/Evgeny Tchebotarev
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Electric Vehicle, Plug-in Hybrid, dan Hybrid, Sumber: Unsplash/Evgeny Tchebotarev

Saat ini ada banyak jenis mobil yang bisa dibeli. Oleh sebab itu, para calon pembeli perlu memahami hal-hal yang berkaitan dengan keberagaman mobil tersebut. Salah satunya adalah perbedaan electric vehicle, plug-in hybrid, dan hybrid.

Ketiga jenis mobil tersebut memang tergolong asing di telinga masyarakat. Tak heran jika banyak orang yang belum benar-benar bisa membedakan ketiganya. Bahkan ada orang yang menganggap bahwa ketiganya merupakan mobil listrik yang sama.

Perbedaan Electric Vehicle, Plug-in Hybrid, dan Hybrid pada Mobil

Ilustrasi Perbedaan Electric Vehicle, Plug-in Hybrid, dan Hybrid, Sumber: Unsplash/Peter Broomfield

Mobil adalah salah satu jenis kendaraan bermotor. Menurut buku Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Damas Dwi Anggoro (2017: 120), kendaraan bermotor adalah kendaraan beroda beserta geandengannya yang dioperasikan di semua jenis jalan darat maupun air.

Mobil dahulu hanya menggunakan BBM saja agar bisa bergerak. Namun seiring berkembangnya teknologi, beragam jenis mobil dengan bahan bakar listrik mulai bermunculan. Misalnya adalah electric vehicle, plug-in hybrid, dan hybrid.

Lantas, apa perbedaan electric vehicle, plug-in hybrid, dan hybrid? Berikut penjelasannya.

1. Electric Vehicle

Electric vehicle atau mobil listrik hanya menggunakan energi listrik agar mobil bisa bergerak. Listrik yang digunakan ini berasal dari baterai. Baterai ini pun perlu diisi ulang jika habis.

Kapasitas baterai pada mobil listrik beragam sesuai jenis maupun merek kendaraan itu sendiri. Kapasitas ini akan mempengaruhi seberapa jauh mobil bisa berjalan serta waktu pengisian daya.

2. Plug-in Hybrid

Sesuai namanya, mobil yang satu ini memadukan dua sumber energi untuk menggerakkan mobil, yaitu listrik dan bensin atau solar. Mobil ini bisa berjalan dengan energi listrik atau bensin saja maupun keduanya.

Mobil jenis ini memiliki kapasitas baterai yang lebih besar daripada hybrid biasa. Bahkan mobil ini bisa berjalan hingga 80 kilometer tanpa menggunakan energi bensin atau diesel. Jika baterai habis, maka harus diisi secara manual

3. Hybrid

Mobil hybrid mempunyai teknologi yang sama dengan plug-in hybrid, yakni memadukan listrik dan bensin atau solar untuk menggerakkan mobil.

Namun mobil hybrid mempunyai kapasitas baterai lebih kecil daripada plug-in hybrid. Selain itu, baterai bisa diisi secara otomatis saat mesin dengan BBM dinyalakan atau melalui pengereman.

Baca juga: 7 Jenis-Jenis Mobil yang Populer di Indonesia dan Mereknya

Itulah perbedaan electric vehicle, plug-in hybrid, dan hybrid dalam dunia otomotif. Ketiga jenis mobil tersebut dapat ditemukan dengan mudah di berbagai dealer kendaraan roda empat. (LOV)