Konten dari Pengguna

Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi Lengkap dengan Contoh Karyanya

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan fiksi dan nonfiksi berikut ini perlu untuk kamu tahu. Terlebih lagi, jika kamu adalah seorang pelajar atau penulis. Oleh karena itu, mari kita bahas satu persatu di sini!

Fiksi. Sumber: Johannes Plenio-Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Fiksi. Sumber: Johannes Plenio-Unsplash.com

Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi

Fiksi adalah sebuah cerita tentang kehidupan manusia yang bersifat fiktif, yakni hanya rekaan pengarangnya. Sedangkan nonfiksi adalah cerita yang tidak bersifat fiktif sebab pengarang menulis cerita berdasarkan fakta dan kenyataan yang ada. Adapun perbedaan yang lebih spesifik dari fiksi dan nonfiksi, yaitu:

Fiksi

Ditulis berdasarkan imajinasi pengarang.

Dipengaruhi oleh subjektivitas pengarang.

Bahasa karangan fiksi bersifat denotatif dan konotatif sehingga bisa menimbulkan penafsiran yang beragam.

Nonfiksi

Dibuat berdasarkan fakta atau realitas yang benar-benar terjadi di dalam kehidupan.

Karya nonfiksi berusaha mencapai taraf objektivitas yang tinggi.

Bahasa nonfiksi bersifat denotatif dan menunjuk pada pengertian yang sudah ada (tidak ambigu).

Nonfiksi. Sumber: Alexandru Zdrobau-Unsplash.com

Contoh Karya Fiksi dan Nonfiksi

Berdasarkan perbedaan di atas, bisakah kamu menebak jenis-jenis karya fiksi dan nonfiksi? Contoh dari karya fiksi adalah cerita pendek (cerpen), puisi, novel, cerita bersambung (cerbung), dan sejenisnya. Sedangkan karya nonfiksi adalah esai, artikel resensi, dan feature.

Jika ada pertanyaan mana yang lebih baik antara fiksi dan nonfiksi. Jawabannya adalah tidak ada yang lebih baik atau yang lebih buruk. Pasalnya setiap jenis karangan memiliki tujuan tersendiri.

Beberapa orang yang hobi membaca novel tentu suka dengan karangan fiksi dan membaca novel dapat mengasah daya imajinasi seseorang serta dapat memengaruhi kreativitasnya. Demikian pula dengan orang yang hobi membaca karya nonfiksi seperti artikel ilmiah, ia akan mendapatkan banyak pengetahuan. Hal terpenting adalah baik pembaca fiksi maupun nonfiksi, keduanya akan memiliki perbendaharaan kata yang baik seiring dengan banyaknya bahan bacaan yang ia baca. (AA)