Konten dari Pengguna

Perbedaan Lagu Nasional dan Lagu Daerah beserta Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Lagu Nasional Dan Lagu Daerah, Foto: Unsplash/Stefan Tomic.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Lagu Nasional Dan Lagu Daerah, Foto: Unsplash/Stefan Tomic.

Lagu adalah seni untuk menyampaikan perasaan, cerita, atau ide melalui bunyi dan musik. Lagu bisa menjadi cerminan dari berbagai emosi dan pengalaman seseorang. Seperti perbedaan lagu nasional dan lagu daerah yang menyampaikan pesan yang mendalam.

Setiap daerah dan negara tentu memiliki lagu khasnya tersendiri. Begitu juga dengan Indonesia yang memiliki lagu-lagu daerah dan nasional. Kedua lagu ini memiliki perbedaan, tetapi menjadi bagian kekayaan budaya Indonesia.

Perbedaan Lagu Nasional dan Lagu Daerah

Ilustrasi Perbedaan Lagu Nasional Dan Lagu Daerah, Foto: Unsplash/nurulanga.

Dikutip dari buku 99% Sukses Ulangan Harian SD Kelas 5, Tim Guru Eduka (2010), lagu nasional dan lagu daerah merujuk pada jenis musik yang memiliki peranan penting dalam suatu daerah dan negara karena sebagai identitas dan budaya.

Namun, masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan lagu nasional dan lagu daerah. Masih banyak yang menganggap keduanya sama, padahal memiliki beberapa perbedaan, yaitu sebaga berikut.

1. Lagu Nasional

Lagu nasional adalah simbol dari kesatuan nasional suatu negara. Lagu nasional menggambarkan kesatuan, patriotisme, dan perjuangan dalam sejarah suatu negara. Contohnya lagu Indonesia Raya, Padamu Negeri, Garuda Pancasila, 17 Agustus, dan masih banyak lagi.

2. Lagu Daerah

Lagu daerah adalah lagu yang sudah dikenal masyarakat secara turun-temurun di suatu daerah tertentu. Umumnya, lagu daerah ini tercipta atau terinspirasi berdasarkan kejadian atau kondisi lingkungan dari daerah tersebut.

Lagu daerah cenderung mengambil tema dan memuat pesan sederhana tentang kehidupan sehari-hari masyarakat daerah tersebut.

Alasannya agar masyarakat bisa dengan mudah memahami dan menerima lagu daerah itu, sehingga bisa ditampilkan atau dipentaskan dalam berbagai macam kegiatan masyarakat.

Selain itu, hampir semua lagu daerah juga memuat lirik yang menggunakan bahasa daerah setempat. Alat musik untuk mengiringi lagu daerah biasanya menggunakan alat musik tradisional khas yang terdapat pada daerah tersebut.

Contohnya Bungong Jeumpa (Aceh), Butet (Sumatera Utara), Ayam Den Lapeh (Sumatera Barat), Soleram (Riau), Dendang Nelayan (Kepulauan Riau), Injit-Injit Semut (Jambi), Dek Sangke (Sumatera Selatan), La Berage (Kepulauan Bangka Belitung), dan Lalan Belek (Bengkulu).

Ciri-Ciri Lagu Nasional dan Lagu Daerah

Ilustrasi Perbedaan Lagu Nasional Dan Lagu Daerah, Foto: Unsplash/Collab Media.

Setiap lagu pasti memiliki ciri-ciri atau karakter yang membedakannya dengan lainnya. Adapun ciri-ciri lagu nasional dan lagu daerah adalah sebagai berikut.

1. Ciri Lagu Nasional

  • Lirik lagu wajib bertujuan menanamkan sikap cinta tanah air, nasionalisme, kepahlawanan, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.

  • Biasanya, menggunakan irama yang semangat atau berupa himne.

  • Diajarkan, dipelajari, dan dihayati sesuai dengan maksud dan tujuan yang terkandung di dalamnya.

2. Ciri Lagu Daerah

  • Menceritakan keadaan lingkungan ataupun budaya masyarakat setempat.

  • Lagu daerah memiliki lirik, irama, dan alunan musik yang sederhana.

  • Lagu daerah umumnya tidak diketahui pengarangnya.

  • Diwariskan secara langsung dan turun-temurun.

  • Liriknya memuat nilai-nilai kehidupan, unsur sosial, serta lingkungan hidup yang identik dengan ciri khas kedaerahannya.

  • Musiknya diiringi dengan alat musik tradisional khas daerah.

  • Menggunakan bahasa daerah dan dialek setempat.

Baca Juga: Perbedaan Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Seni Musik

Demikian uraian mengenai perbedaan lagu nasional dan lagu daerah beserta contohnya yang perlu diketahui. Setiap lagu memiliki makna atau pesan yang ingin disampaikan melalui musik. (Umi)