Konten dari Pengguna

Perbedaan Polisi dan Brimob yang Perlu Dipahami Masyarakat

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan Polisi dan Brimob. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan Polisi dan Brimob. Sumber: Unsplash

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa Polisi dan Brimob merupakan dua profesi dalam dua naungan yang berbeda. Oleh karena itu, tidak jarang jika kita menemui pertanyaan tentang apa saja perbedaan Polisi dan Brimob. Untuk mencari tahu jawaban yang tepat, maka kita bisa mengulasnya bersama dalam artikel berikut ini.

Polisi secara umum memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjaga keamanan, menegakan hukum, dan mengayomi masyarakat. Sedangkan Brimob merupakan elit Polri yang bertugas dalam menanggulangi ancaman ketertiban masyarakat yang berintensitas tinggi. Berdasarkan keterangan tersebut, maka Polisi dan Brimob pada dasarnya sama-sama berada dalam naungan kepolisian Indonesia atau Polri hanya saja tugas dan tanggung jawabnya sedikit berbeda.

Dikutip dari laman resmi korbrimob.polri.go.id (diakses pada 22/12/21), Korps Brimob Porli merupakan pilar utama Polri dalam menghadapi kejahatan berintensitas tinggi yang bertugas menyelesaikan berbagai ancaman atau gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Misalnya saja tugas yang menjadi tanggungjawab Brimob ialah mewujudkan keamanan dari ancaman teroris bersenjata, tindak kejahatan penyanderaan, dan ancaman berintensitas tinggi lainnya. Dengan besarnya resiko kerja tinggi yang harus diemban anggota Brimob, maka posisi ini dikenal sebagai satuan elit Polri.

Ilustrasi perbedaan Polisi dan Brimob. Sumber: Unsplash

Perbedaan Polisi dan Brimob yang Perlu Diketahui dan Dipahami Masyarakat

Sebagai satuan elit Polri, maka secara struktural posisi anggota Brimob tersebut berada dibawah jabatan Kapolri. Adapun tugas Brimob secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni Brimob Resimen Gegana, dan resimen Pelopor. Agar bisa lebih tahu tentang tugas resimen tersebut, maka berikut adalah penjelasan singkatnya:

  1. Resimen Gegana, biasa dikenal dengan sebutan Unit Penjinak Bahan Peledak atau Unit Jihandak. Berdasarkan sebutan tersebut, maka tugas resimen ini ialah melaksanakan operasi kepolisisan khusus seperti penjinakan bom ataupun penangangan senjata kimia dan radioaktif.

  2. Resimen Pelopor, bertugas untuk melaksanakan operasi kepolisian khusus yang bersifat paramiliter. Misalnya penanganan kerusuhan, upaya pencarian dan penyelamatan (SAR), pengamanan instalasi vital, dan operasi gerilya.

Berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya tersebut, maka kita bisa memahami bahwa perbedaaan polisi dan brimod terletak pada kewenangan tugasnya masing-masing. Karena memiliki sebutan dan tugas yang berbeda, maka seragam dinas polisi biasa dan Brimob juga tentunya berbeda, kemudian atributnya juga berbeda karena Brimob memiliki peran paramiliter. (HAI)