Perbedaan serta Contoh Monera dan Protista dalam Ilmu Biologi

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu biologi, terdapat lima kelompok besar yang membagi makhluk hidup, yaitu monera, Protista, fungi, plantae, dan juga Animalia. Kelimanya mempunyai ciri spesifik dan karakteristiknya masing-masing. Kali ini kami akan membahas tentang kelompok monera dan protista. Mulai dari perbedaan hingga contoh monera dan protista. Sangat menarik, bukan? Jadi, simak artikel ini sampai akhir, ya.
Perbedaan Monera dan Protista
Mengutip dari buku Intisari Biologi Dasar: Diandra Kreatif karya Siti Pramitha Retno Wardhani (2019), monera adalah makhluk hidup yang bersifat mikroskopis. Dengan kata lain, Anda perlu menggunakan mikroskop untuk melihat makhluk tersebut. Sedangkan protista adalah makhluk hidup yang hanya mempunyai satu sel atau bersel tunggal. Protista mempunyai membrane inti serta mampu berkembang biak.
Ciri-Ciri Monera:
Ukuran monera sekitar 1 mikrometer sehingga harus dilihat dengan mikroskop.
Monera merupakan struktur sel prokariotik yang paling sederhana.
Bahan genetik DNA monera terkandung di dalam sitoplasma yang disebut nukleoid.
Proses sirkulasi dan pencernannya dilakukan melalui difusi.
Sebagian besar monera bisa bertahan hidup di lingkungan yang keras.
Ciri-Ciri Protista:
Protista memiliki membran inti (eukariotik).
Mayoritas prostita memiliki mitokondria.
Protista bisa menjadi parasit.
Lebih menyukai lingkungan lembab.
Prostita dapat bereproduksi secara seksual, yakni dengan konjugasi atau secara aseksual dengan pembelahan biner.
Contoh Monera dan Protista dalam Ilmu Biologi
Sebenarnya ada banyak sekali contoh monera dan protista yang bisa kita temukan. Sebagai contoh, bakteri dan alga biru yang merupakan bagian dari kelompok monera. Adapun jenis bakteri yang ada dalam kehidupan manusia adalah bakteri pathogen atau jenis bakteri penyebab penyakit serta bakteri apatogen atau bakteri baik yang menguntungkan.
Kemudian untuk contoh dari kelompok protista terbagi menjadi dua golongan, yaitu mikroskopis dan makroskopis. Untuk golongan mikroskopis contohnya antara lain amoeba, paramecium, dan saprolegnia sp. Sedangkan contoh pada golongan makroskopis antara lain alga merah, alga coklat, dan alga hijau.
Itulah penjelasan singkat tentang kelompok monera dan protista. Keduanya adalah materi penting dalam ilmu biologi sehingga harus dipahami oleh tiap siswa. (Anne)
