News
·
17 Januari 2021 17:05

Perjanjian Saragosa dan Dampaknya Terhadap Maluku

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Perjanjian Saragosa dan Dampaknya Terhadap Maluku (283274)
searchPerbesar
Perjanjian Saragosa, Foto: Pinterest
Perjanjian Saragosa merupakan perjanjian antara Spanyol dan Portugis yang ditandatangani pada 22 April 1529 di kota Saragosa oleh Raja John III dan Kaisar Charles V. Perjanjian ini menentukan belahan bumi bagian timur antara kedua kerajaan tersebut berdasarkan batas garis bujur melalui 197 marine leagues atau 17 derajat sebelah timur kepulauan Maluku.
ADVERTISEMENT
Perjanjian Saragosa ini merupakan lanjutan dari perjanjian Tordesillas yang sebelumnya sudah membagi belahan bumi barat antara Spanyol dan Portugis, Perjanjian Tordesillas dipelopori oleh Paus yang melihat adanya persaingan perebutan koloni antara Portugis dan Spanyol.
Pemicunya berawal dari kedatangan Spanyol di Maluku, padahal sebelumnya wilayah tersebut telah ditempati terlebih dahulu oleh Portugis. Lantas apa dampaknya perjanjian tersebut terhadap Maluku? Berikut uraiannya.

Dampak Perjanjian Saragosa

Perjanjian Saragosa antara Portugis dan Spanyol tentu saja memberikan dampak secara tidak langsung pada Maluku yang dijadikan perebutan antara dua negara tersebut, yaitu:
  1. Wilayah Maluku tetap menjadi kekuasaan Portugis, sedangkan Spanyol tidak berhasil merebutnya hingga harus pindah ke Filipina dan tidak memiliki pengaruh serta kekuasaan di Maluku yang dikenal sebagai pulau terkaya di dunia.
  2. Maluku diserahkan seutuhnya pada Portugis oleh Spanyol dengan kekuasaan untuk memonopoli perdagangan bebas. Kedudukan Spanyol pun di mata dunia ikut melemah karena gagal menguasai Maluku yang kaya dengan rempah-rempah dan hasil alam.
  3. Perjanjian Saragosa membuat perubahan pola pikir mengenai bentuk bumi yang dialami oleh sebagian orang di dunia, yaitu menganggap bumi dengan bentuk yang datar.
  4. Maluku menjadi terkenal ke seluruh dunia akibat perjanjian Saragosa sebagai The Richest Island In The World atau lokasi perdagangan yang tersohor.
  5. Portugis melakukan aktivitas perdagangan di Maluku dan Spanyol memusatkan kegiatannya di Filipina.
ADVERTISEMENT
Itulah perjanjian Saragosa dan dampaknya terhadap Maluku secara tidak langsung akibat perebutan dari dua negara, yaitu Portugis dan Spanyol.
(RDY)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020