Konten dari Pengguna

Perjanjian Saragosa: Pertikaian Portugis dan Spanyol di Maluku

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perjanjian Saragosa, sumber: InfoAna
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perjanjian Saragosa, sumber: InfoAna

Perjanjian Saragosa terjadi karena adanya pertikaian antara Spanyol dan Portugis di Maluku, di mana masing-masing pihak ingin memonopoli hasil bumi dari tanah Maluku, khususnya rempah-rempah.

Portugis telah tiba di Maluku pada 1512 M dan diterima oleh Raja Ternate yang saat itu tengah bermusuhan dengan Tidore, sehingga Raja Ternate membutuhkan Portugis untuk membantu membuat benteng.

Portugis menyetujui karena Raja Ternate memberikan imbalan bagi Portugis untuk bisa melakukan monopoli perdagangan di Maluku. Namun pada 1521 M, Spanyol yang sedang melakukan ekspedisi tiba di Tidore dan kemudian timbullah konflik antara Spanyol-Portugis yang sama-sama menginginkan adanya monopoli perdagangan di Maluku.

Perjanjian Saragosa, Konflik Spanyol dan Portugis

Untuk mengatasi adanya konflik, digelarlah sebuah perjanjian antara Spanyol dan Protugis yang disebut dengan Perjanjian Saragosa. Perjanjian ini melibatkan tokoh dari kedua pihak yang tengah berkonflik, yakni:

  • Pihak Portugis diwakili oleh Raja John III

  • Pihak Spanyol diwakili oleh Kasiar Charles V

Perjanjian Saragosa dilakukan dan ditandatangani oleh Portugis dan Spanyol pada 22 April 1529, di kota Saragosa, Spanyol, dan berisikan persetujuan sebagai berikut:

  1. Bumi dibagi atas dua pengaruh, yakni Portugis dan Spanyol

  2. Wilayah kekuasaan Spanyol dimulai dari Meksiko ke arah barat, sampai kepulauan Filipina.

  3. Wilayah kekuasaan Portugis dimulai dari Brazil ke arah timur sampai kepulauan Maluku, dan daerah di sebelah barat garis Saragosa adalah milik Portugis.

Perjanjian Saragosa memiliki dampak sebagai berikut:

  • Spanyol meninggalkan Maluku

  • Spanyol memusatkan kegiatan di wilayah Filipina dan tak lagi mengusik Portugis di Maluku

  • Maluku menjadi daerah kekuasaan Portugis sesuai perjanjian Portugis dengan Raja Ternate yang terdahulu.

Demikian adalah sejarah asal muasal terjadinya Perjanjian Saragosa beserta dengan isinya, semoga bermanfaat. (Adelliarosa)