Konten dari Pengguna

Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Digital
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Digital

Ekonomi digital merupakan wujud ekonomi modern berbasis teknologi, yang dijadikan gaya hidup oleh kebanyakan masyarakat dewasa ini, tak terkecuali di Indonesia.

Tak hanya gaya hidup yang berubah, perilaku konsumsi masyarakat kini juga sudah mulai mengadaptasi teknologi yang menjadikan ekonomi digital semakin berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dari waktu ke waktu.

Perilaku konsumsi masyarakat ini bisa kita lihat dari semakin maraknya belanja online yang tak hanya memudahkan masyarakat untuk berbelanja, namun juga menjaganya tetap aman karena pandemi COVID-19 yang masih ada hingga sekarang.

Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia

Ekonomi digital membuat produsen atau pedagang menyediakan produk atau jasa mereka di internet, di mana keseluruhan transaksinya dilakukan secara online (transaksi online). Ekonomi digital di Indonesia telah berhasil memasuki berbagai lapisan masyarakat dalam berbagai usia, karena apa yang ditawarkan oleh ekonomi berbasis teknologi ini benar-benar dirasa efisien dan juga praktis.

Salah satu industri ekonomi digital yang sangat populer di Indonesia adalah e-commerce. E-commerce merupakan proses pembelian, penjualan, atau pertukaran barang, jasa dan informasi melalui jaringan komputer termasuk internet.

Dari buku "Introduction To Ecommerc", Turban, E., & King, D (2002), dalam perkembangan ekonomi digital terdapat mekanisme yang unik dan berbeda pada e-commerce dibandingkan dengan pasar tradisional. Dalam e-commerce, terdapat beberapa komponen yang terlibat seperti berikut ini:

  1. Costumer, yang merupakan pengguna internet yang dijadikan target pasar yang potensial.

  2. Penjual, merupakan pihak yang menawarkan produk, jasa, maupun informasi pada costumer baik secara individu maupun organisasi. Proses penjualan dapat dilakukan secara langsung di website penjual maupun di marketplace.

  3. Produk yang dijual dalam ekonomi digital dalam bentuk e-commerce dapat berupa produk digital yang dikirimkan melalui internet.

  4. Infrastruktur pasar \menggunakan media elektronik yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak, dan juga sistem jaringannya.

  5. Front End, merupakan aplikasi web yang dapat berinteraksi dengan pengguna secara langsung. Portal penjual, katalog elektronik, shopping cart, mesin pencari dan payment gateway adalah bentuk dari front end.

  6. Back End, adalah aplikasi yang secara tidak langsung mendukung fungsi front end. Back end adalah aplikasi yang berkaitan dengan pemesanan barang, manajemen inventori, proses pembayaran, packaging, dan pengiriman barang.

  7. Intermediary online, merupakan pihak ketiga yang menjembatani antara produsen dengan konsumen, misalnya broker dan juga distributor.

  8. Partner Bisnis, merupakan pihak selain intermediary yang melakukan kolaborasi dengan produsen.

  9. Support Service yang saat ini beredar di dunia maya sangat beragam, mulai dari sertifikasi dan trust services, yang menjamin keamanan sampai pada knowledge provider.

Itulah ulasan mengenai salah satu bentuk ekonomi digital di Indonesia. (Adelliarosa)