Persebaran Fauna Indonesia: Asiatis, Peralihan, dan Australis

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fauna Indonesia secara umum dapat dikelompokkan atas tiga wilayah, yaitu fauna bagian barat (asiatis), fauna Indonesia bagian tengah (peralihan), dan fauna Indonesia bagian timur (australis).
Berdasarkan pendekatan biogeografi, seorang Zoologis berkebangsaan Inggris bernama Alfred Wallace melihat adanya keterkaitan antara tipe-tipe hewan dengan suatu wilayah. Ia melakukan perjalanan mengelilingi kepulauan Indonesia sejauh 22.000 km dan berhasil mengumpulkan 125.000 jenis spesies mamalia, reptil, burung, kupu-kupu, dan berbagai macam serangga.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai ketiga persebaran fauna Indonesia tersebut.
Persebaran Fauna Indonesia
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial (Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi) untuk Kelas VII Sekolah Menengah Pertama yang ditulis oleh Mamat Ruhimat, dkk (2006: 174), persebaran fauna Indonesia tidak setegas persebaran flora. Hal tersebut dikarenakan kecenderungan fauna untuk melakukan perpindahan (migrasi) lebih tinggi dibandingkan flora. Berikut persebaran fauna Indonesia yang dibagi menjadi tiga bagian:
Fauna Indonesia bagian barat (Asiatis)
Wilayah fauna Indonesia bagian barat meliputi Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Jenis-jenis fauna Indonesia bagian barat, antara lain:
Mamalia, misalnya gajah, harimau Sumatera, badak bercula satu, tapir, rusa, beruang madu, banteng, kerbau, monyet, orangutan, macan, tikus, bajing, kijang, kelelawar, landak, babi hutan, kancil, dan kukang.
Reptil, misalnya, buaya, kura-kura, ular, tokek, biawak, dan trenggiling.
Burung, misalnya burung hantu, elang, jalak, merak, dan kutilang.
Berbagai macam unggas, berbagai macam serangga, serta berbagai macam ikan tawar dan pesut.
Fauna Indonesia bagian tengah (Peralihan)
Wilayah fauna Indonesia bagian tengah terdiri atas Pulau Sulawesi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku. Jenis-jenis fauna Indonesia bagian tengah, antara lain:
Mamalia, misalnya anoa babi rusa, kuskus, monyet hitam, tarsius, kuda, sapi, dan banteng.
Reptil, misalnya biawak, komodo, kura-kura, buaya, dan ular.
Amfibi, misalnya katak pohon, katak terbang, dan katak air.
Berbagai macam burung, misalnya burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, dan angsa.
Fauna Indonesia bagian timur (Australis)
Wilayah fauna Indonesia bagian timur atau wilayah fauna Tanah Sahul terdiri atas wilayah Papua dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Jenis-jenis fauna Indonesia bagian timur, antara lain:
Mamalia, misalnya kangguru, wallaby, nokdiak (landak di Papua), opossum layang (pemanjang berkantung), kuskus, dan kangguru pohon.
Reptil, misalnya buaya, biawak, ular, kadal, dan kura-kura.
Amfibi, antara lain katak pohon, katak terbang, dan katak air.
Burung, misalnya nuri raja, cendrawasih, kasuari, dan kakatua.
Berbagai jenis ikan dan serangga.
Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
