Konten dari Pengguna

Perubahan Wujud Benda: Pengertian, Faktor, Jenis, dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perubahan wujud benda. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perubahan wujud benda. Foto: Pexels

Perubahan wujud benda adalah proses ketika suatu zat mengalami transformasi dari satu bentuk ke bentuk lainnya akibat perubahan suhu atau tekanan.

Ada enam jenis perubahan wujud benda, yaitu mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal. Proses ini bisa terjadi secara alami maupun buatan.

Banyak kasus perubahan wujud benda yang sering dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti es yang mencair, embun di pagi hari, atau minyak wangi yang menguap.

Faktor yang Memengaruhi Perubahan Wujud Benda

Ilustrasi perubahan wujud benda. Foto: Pexels

Berdasarkan informasi yang dituliskan dalam buku IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika) karya Djoko Arisworo, Yusa, dan Nana Sutresna, perubahan wujud benda dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:

  1. Suhu: Peningkatan atau penurunan suhu berperan besar dalam mengubah wujud benda, seperti air yang membeku saat suhu turun atau es yang mencair saat suhu naik.

  2. Tekanan: Tekanan tinggi atau rendah dapat memengaruhi perubahan wujud, seperti gas yang berubah menjadi cair dalam tabung gas bertekanan tinggi.

  3. Jenis Zat: Setiap zat memiliki titik leleh dan titik didih yang berbeda dan menentukan seberapa cepat atau lambat zat tersebut berubah wujud.

Baca Juga: Sifat-sifat Benda Gas dan Contohnya dalam Kehidupan

Jenis-jenis Perubahan Wujud Benda

Ilustrasi perubahan wujud benda. Foto: Pexels

Telah disinggung sebelumnya bahwa perubahan wujud benda dibagi menjadi enam jenis utama, yaitu mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal.

Berikut penjelasan dan contohnya masing-masing dalam kehidupan sehari-hari yang dikutip dari buku Panduan Belajar dan Evaluasi IPA karangan Neti Lim, Linda, Yuliari, dan F.X. Sriwidodo.

1. Mencair (Dari Padat ke Cair)

Mencair adalah perubahan wujud dari benda padat menjadi cair akibat kenaikan suhu. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Es batu yang mencair saat dibiarkan di suhu ruangan.

  • Lilin yang meleleh saat dipanaskan.

  • Mentega yang mencair saat dimasak.

2. Membeku (Dari Cair ke Padat)

Membeku adalah perubahan wujud dari cair menjadi padat akibat penurunan suhu. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Air yang membeku menjadi es di dalam freezer.

  • Cokelat cair yang mengeras setelah didinginkan.

  • Lilin panas yang kembali mengeras setelah dibiarkan beberapa saat.

3. Menguap (Dari Cair ke Gas)

Menguap adalah perubahan wujud dari cair menjadi gas akibat kenaikan suhu. Proses ini bisa terjadi secara alami atau dipercepat dengan pemanasan. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Air yang mendidih berubah menjadi uap.

  • Jemuran yang kering karena airnya menguap.

  • Minyak wangi yang menguap di udara.

4. Mengembun (Dari Gas ke Cair)

Mengembun adalah perubahan wujud dari gas menjadi cair akibat penurunan suhu. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Embun yang terbentuk di daun pada pagi hari.

  • Kaca mobil yang berembun saat hujan.

  • Botol dingin yang dibiarkan di udara terbuka menjadi basah karena uap air mengembun.

5. Menyublim (Dari Padat ke Gas Tanpa Melewati Cair)

Menyublim adalah perubahan wujud dari padat langsung menjadi gas tanpa melalui fase cair. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Kapur barus yang mengecil tanpa mencair.

  • Es kering yang langsung berubah menjadi gas.

6. Mengkristal/Deposisi (Dari Gas ke Padat Tanpa Melewati Cair)

Mengkristal adalah kebalikan dari menyublim, yaitu perubahan wujud dari gas langsung menjadi padat. Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • Pembentukan salju dari uap air di atmosfer.

  • Frost yang terbentuk di permukaan kaca saat udara sangat dingin.

(NDA)