Konten dari Pengguna

Pesan Pokok Surat Ad-Duha dan Cara Mengamalkannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pesan pokok surat Ad-Duha. Sumber: pexels/abdulmeilk aldawsari
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pesan pokok surat Ad-Duha. Sumber: pexels/abdulmeilk aldawsari

Ad-Duha memiliki arti waktu matahari naik sepenggalah. Surat ini turun bagaikan fajar yang menyingsing setelah malam gelap. Ada beberapa pesan pokok surat Ad-Duha. Sebagai muslim, ada berbagai cara untuk mengamalkannya.

Surat Ad-Duha terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat Makiyyah dan diturunkan sesudah surat Al Fajr. Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, وَالضُّحٰ (Wad duhaa) artinya: waktu matahari sepenggalahan naik.

Pesan Pokok Surat Ad-Duha

Ilustrasi Pesan pokok surat Ad-Duha. Sumber: pexels/khats cassim

Mengutip surat Ad-Duha dan tafsirnya pada laman Qur'an Kemenag (quran.kemenag.go.id), pesan pokok surat Ad-Duha yang dapat diambil adalah sebagai berikut:

  • Allah tidak meninggalkan Rasul-Nya, Muhammad, dan tidak pula memarahinya, sebagaimana orang-orang mengatakannya atau dari perasaan Rasulullah sendiri.

  • Allah mengungkapkan sesuatu yang melapangkan dada Nabi saw dan menenteramkan jiwanya, bahwa keadaan Nabi dalam kehidupannya di hari-hari mendatang akan lebih baik dibandingkan dengan hari-hari yang telah lalu. Kebesarannya akan bertambah dan namanya akan lebih dikenal. Allah akan selalu membimbingnya untuk mencapai kemuliaan dan untuk menuju kepada kebesaran.

  • Allah menyampaikan berita gembira kepada Nabi Muhammad, bahwa Dia akan terus-menerus melimpahkan anugerah-Nya kepada beliau, sehingga beliau menjadi senang dan bahagia.

  • Allah mengingatkan nikmat yang pernah diterima Nabi Muhammad, seorang anak yatim. Allah telah menjaga, melindungi, dan membimbing Nabi Muhammad serta menjauhkannya dari dosa-dosa perilaku orang-orang Jahiliah dan keburukan mereka, sehingga memperoleh julukan "manusia sempurna".

  • Allah tidak membiarkan Nabi Muhammad menjalankan dakwah tanpa bantuan-Nya. Allah bahkan memberikan wahyu yang menjelaskan kepadanya jalan yang harus ditempuh dalam usaha memperbaiki keadaan kaumnya.

  • Allah lah yang memelihara Nabi Muhammad dalam keadaan yatim, menghindarkannya dari kebingungan, dan menjadikannya berkecukupan. Allah tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad selama hidupnya.

  • Allah meminta kepada Nabi-Nya agar mensyukuri nikmat-nikmat tersebut, serta tidak menghina anak-anak yatim dan memperkosa haknya.

  • Nabi Muhammad diminta mendidik anak-anak yatim dengan adab dan sopan-santun, serta menanamkan akhlak yang mulia dalam jiwa mereka, sehingga mereka menjadi anggota masyarakat yang berguna, tidak menjadi bibit kejahatan yang merusak orang-orang yang bergaul dengannya.

  • Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad agar orang-orang yang meminta sesuatu kepadanya jangan ditolak dengan kasar dan dibentak, malah sebaliknya diberi sesuatu atau ditolak secara halus.

  • Allah menegaskan lagi kepada Nabi Muhammad agar memperbanyak pemberiannya kepada orang-orang fakir dan miskin serta mensyukuri, menyebut, dan mengingat nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepadanya.

  • Nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepada manusia bukanlah untuk membangga-banggakan diri, tetapi untuk mensyukuri dan mengharapkan orang lain mensyukuri pula nikmat yang telah diperolehnya.

Sebagai muslim, ada berbagai cara untuk mengamalkan kandungan pesan pokok surat Ad-Duha, yakni sebagai berikut:

  1. Jangan pernah ragu kepada Allah.

  2. Jangan menghina anak yatim apalagi mengambil haknya.

  3. Jika mengenal anak yatim di sekitar, coba untuk membantunya. Apalagi jika dapat mendidik adab dan sopan-santun, serta menanamkan akhlak yang mulia.

  4. Jangan kasar dan membentak orang yang meminta bantuan.

  5. Memperbanyak pemberian kepada orang-orang fakir dan miskin.

  6. Selalu bersyukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah.

Baca Juga: Makna Ayat yang Menyebut Anak Yatim dalam Alquran

Demikian pesan pokok surat Ad-Duha dan cara mengamalkannya. Semoga sebagai muslim mampu mengerti pesan pokok surat Alquran dan mengamalkannya dengan baik.

(ARD)