Konten dari Pengguna

Politik Dumping: Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi politik dumping adalah salah satu strategi dagangsumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi politik dumping adalah salah satu strategi dagangsumber gambar: https://www.unsplash.com/

Politik dumping adalah sistem penjualan produk di pasar luar negeri dalam jumlah banyak dengan harga yang amat rendah. Politik dumping biasanya dilakukan agar harga pembelian di dalam negeri tidak diturunkan, sehingga negara dapat menguasai pasar luar negeri sekaligus menguasai harga kembali.

Mengutip buku Ekonomi dan Akuntansi oleh Ahman & Indriani (2007), pengertian politik dumping merupakan suatu kebijakan yang dilakukan dengan menjual barang dalam negeri ke luar negeri dengan harga lebih murah di dalam negeri. Pada dasarnya, sistem dagang ini dinilai kurang adil karena dapat merugikan produsen dari Negara pengimpor.

Bahkan, beberapa pakar berpendapat bahwa kebijakan ini tergolong sebagai kebijakan diskriminasi harga yang dilakukan demi mengamankan produk suatu negara yang dipasarkan di luar negeri.

Tujuan Politik Dumping

Ilustrasi politik dumping adalah salah satu strategi dagangsumber gambar: https://www.unsplash.com/

Apa saja tujuan politik dumping yang dilakukan oleh suatu negara? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Menghabiskan stok barang

Dumping dilakukan bukan hanya untuk mencari keuntungan semata, namun juga untuk menghabiskan stok produk yang ada di dalam negeri. Kasus ini dapat terjadi saat perusahaan mengalami kelebihan produksi.

2. Memperluas pangsa pasar

Politik dumping juga bertujuan untuk memperluas pangsa pasar. Jadi, jumlah kkonsumen akan meningkat saat produk dijual dengan murah. Praktik dagang ini sering dilakukan untuk menambah jumlah konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar.

3. Menyingkirkan Perusahaan Pesaing

Di satu sisi, politik dumping juga dikonotasikan sebagai tujuan negatif, yakni untuk menyingkirkan usaha dari kompetitor. Persaingan dagang yang menggunakan sistem dumping tentunya tidak sehat dan dapat menjatuhkan usaha kompetitor secara perlahan-lahan.

Dampak Politik Dumping

Politik dumping memiliki dampak positif dan negatif yang memengaruhi dunia dagang dalam skala global. Adapun dampak tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Dampak Positif

  • Memperluas dan meningkatkan pangsa pasar.

  • Mengajak perusahaan-perusahaan di Negara importir untuk berpartisipasi dalam perdagangan yang dilakukan oleh eksportir.

  • Memenuhi kebutuhan barang Negara importir yang tidak dapat diproduksi sendiri.

2. Dampak Negatif

  • Mematikan industri Negara yang ditarget dalam praktik dumping.

  • Negara importir semakin sulit untuk melakukan transisi untuk menjadi Negara industri yang disebabkan ketergantungan dengan Negara lain.

  • Melemahkan pertumbuhan investasi yang mengakibatkan rendahnya modal perusahaan.

Politik dumping adalah sistem perdagangan yang memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Beberapa negara yang menerapkan politik dumping yaitu Singapura, Jepang, dan China.

(DLA)