Konten dari Pengguna

Proses Perancangan Kerajinan dari Tanah Liat

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proses perancangan kerajinan, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses perancangan kerajinan, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Mengutip buku Kerajinan Tangan dan Kesenian SD Kelas 4 (2005), tanah liat merupakan salah satu jenis tanah yang bisa dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan. Proses perancangan kerajinan tanah perlu diperhatikan oleh pengrajin agar dapat menghasilkan karya yang indah dan fungsional.

Tanah liat yang umumnya digunakan sebagai bahan kerajinan adalah tanah liat yang memiliki sifat pekat dan lengket. Adapun warna tanah liat yang bagus untuk digunakan adalah yang berwarna abu-abu, hitam, atau merah.

Proses Perancangan Kerajinan Tanah Liat

Ilustrasi proses perancangan kerajinan, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Apa saja proses yang harus dilakukan untuk membuat kerajinan dari tanah liat? Simak pemaparannya di bawah ini:

1. Memilih Tanah Liat

Bahan yang dipakai untuk membentuk karya seni dari tanah liat perlu dipersiapkan agar dalam proses perancangan dapat berjalan lancar. Adapun syarat tanah liat yang digunakan yaitu plastisitas, homogeny, bebas gelembung udara, dan dapat dibentuk.

2. Penyiapan tanah liat.

Menyiapkan tanah liat dilakukan agar memenuhi standar dalam pembentukan kerajinan. Penyiapan tanah liat dilakukan dengan cara pengulian serta pengisiran.

Proses pengulian tanah liat bertujuan agar kadar keplastisilan dan homogennya merata, sehingga terbebas dari gelembung udara. Proses pengulian dapat dilakukan dengan gerakan spiral secara berulang.

Adapun pengirisan tanah liat juga disebut dengan wedging. Caranya yaitu tanah dipotong menggunakan kawat pemotong di bagian tengah. Selanjutnya, satu bagian tanah diangkat dan dibanting di atas potongan tanah lainnya, jika pada proses ini, kualitas tanah terlihat bagus, maka irisan tanah akan merata dan tidak ada gelembung udara.

3. Siapkan Bahan

Setelah memilih tanah liat berkualitas, saatnya menyiapkan bahan. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat kerajinan tanah liat yaitu kuas, alat ukir, tanah liat, meja putar, air, minyak, dan tentu saja tanah liat.

4. Membentuk Tanah Liat

Proses perancangan kerajinan tanah liat dapat dimulai dengan mengambil tanah sedikit demi sedikit sesuai dengan yang dibutuhkan. Setelah itu, berikan air seperlunya untuk mencampur bahan utama agar lebih mudah dibentuk.

5. Keringkan Hasil Kerajinan

Setelah selesai dibentuk, keringkan kerajinan tanah liat selama dua hari. Proses pengeringannya dapat menggunakan sinar matahari. Jangan sampai kerajinan ini terkena air atau ditempatkan pada tempat yang lembab.

6. Kerajinan Tanah Liat Dibakar

Langkah berikutnya yaitu membakar kerajinan tanah liat pada tahap ini, tekstur dan massa dari tanah liat akan berubah menjadi lebih keras dan padat. Umumnya, tanah liat dibakar sampai warnanya berubah menjadi merah bata.

7. Pemberian Warna

Supaya warnanya nampak lebih indah, tambahkan warna sesuai dengan keinginan. Pemberian warna dapat dilakukan dengan proses mencelup, menyemprot, atau menuangkannya kepada kerajinan.

Itulah proses perancangan kerajinan dari tanah liat yang mudah dipraktikkan. Asalkan terus berlatih, maka hasil kerajinan yang dibuat akan lebih indah dan memiliki nilai fungsi yang maksimal.

(DLA)