Proses Tahapan Produksi dalam Manajemen Lengkap

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kegiatan ekonomi, ada kegiatan produksi atau menciptakan barang atau jasa yang dijual untuk mendapatkan nilai ekonomi. Proses tahapan produksi tidak bisa sembarangan harus dipikir dan dihitung secara matang agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misalnya biaya produksi yang terlalu tinggi atau barang yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.
Proses Tahapan Produksi dalam Manajemen
Dikutip dari buku Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan, Agustina Eunike dkk (2018: 3) secara umum perencanaan dan pengendalian produksi dapat diartikan sebagai aktivitas merencanakan serta mengendalikan material masuk dalam sistem produksi (baik bahan baku maupun bahan pembantu) menjadi komponen atau subassembly, dan keluar dari sistem produksi (berupa produk jadi atau spare parts) sehingga permintaan dapat dipenuhi dengan efektif dan efisien.
Dalam proses produksi terdapat beberapa jenis proses produksi, yaitu
Jenis produksi berjangka pendek
Produksi untuk jangka panjang
Jenis produksi terus menerus atau berkelanjutan
Produksi berselingan
Tahapan Proses Produksi
Berikut adalah tahapan proses produksi yang harus dilewati oleh suatu barang atau jasa sebelum sampai di pasaran:
Konsep produk merupakan awal mula produk dirancang.
Penelitian, pada tahap ini bertujuan untuk melihat masih adakah peluang untuk produk yang akan dijual.
Pengembangan desain produk dimana pada tahap ini mulai mengembanglan desain produk yang akan dijual ke pasaran.
Penelitian dan pengembangan desain akhir dimana ini merupakan tahapan final sebelum barang masuk ke tahapan selanjutnya.
CAD atau computer aided design merupakan tahapan untuk mendesain sebuah produk menggunakan bantuan dari computer.
CAM atau computer aided manufacturing atau menufaktur berbantuan computer merupakan tahapan untuk melihat prototipe produk.
Pengujuan prototipe
Manufaktur merupakan tahapan setelah produk prototipe jadi dan dinilai tidak ada masalah apapun yang terjadi maka bisa masuk tahapan selanjutnya.
Perakitan dimana tahapan ini merupakan tahapan yang melibatkan bahan tambahan lebih lanjut.
Umpan balik dan pengujuan, dimana setelah barang diproduksi dan dirakit maka harus ada pengujuan untuk menjaga kualitas produk.
Pengembangan produk dimana setelah produk atau jasa diproduksi pertimbangkan untuk kembali ke pengembangan produk jika ada kendala.
Produk akhir merupakan hasil atau output dari semua tahapan tadi yang menghasilkan barang atau jasa yang siap dijual ke pasar.
Demikian pembahasan mengenai proses tahapan produksi dalam manajemen lengkap. (WWN)
