Rukun dan Sunah Khutbah Salat Jumat dalam Islam

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat Jumat adalah ibadah wajib yang harus dilakukan oleh umat muslim berjenis kelamin laki-laki. Di dalam ibadah ini, terdapat khutbah yang dibawakan khatib. Dalam melakukannya, khatib perlu memperhatikan rukun dan sunah khutbah.
Rukun dan sunah ini berasal dai ajaran agama Islam. Bila kedua hal tersebut diperhatikan, maka khutbah bisa berjalan dengan lebih baik.
Rukun dan Sunah Khutbah Salat Jumat
Menurut buku Cara Khutbah Rasulullah Saw., KH. Usman Shalehuddin (2018: 4), di dalam Almanak Alam Islami (Pustaka Jaya, 123), khutbah adalah pidato atau ceramah yang berisi keagamaan. Misalnya khutbah nikah dan khutbah Jumat.
Khutbah Jumat sendiri dilakukan sebelum salat Jumat dilaksanakan. Adapun rukun dan sunah khutbah salat Jumat yang perlu diperhatikan oleh khatib menurut ajaran agama Islam adalah sebagai berikut.
1. Rukun Khutbah
Membaca hamdalah sebagai pujian kepada Allah di antara kedua khutbah
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW di antara kedua khutbah
Menyampaikan wasiat kepada jamaah agar bertakwa di antara kedua khutbah
Membaca salah satu ayat dalam Al-Qur’an pada salah satu khutbah
Memohon ampun pada Allah melalui doa untuk orang mukmin yang dilakukan di khutbah kedua
2. Sunnah Khutbah
Khatib naik ke atas mimbar saat masuk waktu salat Jumat dan hendak menyampaikan khutbah
Khatib mengucapkan salam kepada jamaah
Khatib menghadap para jamaah
Khatib mendengarkan adzan
Khatib duduk sejenak sesudah adzan sebelum khutbah pertama dimulai
Khatib membaca ayat Al-Qur’an pada khutbah pertama
Khatib membaca khutbah dengan lantang
Khatib memegang tongkat dengan tangan kiri
Khatib menyampaikan khutbah dalam waktu yang tak terlalu pendek atau terlalu panjang
Khatib duduk di antara dua khutbah sembari membaca Surat Al-Ikhlas
Khatib menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh jamaah
Perlu diingat bahwa rukun adalah sesuatu yang harus dipenuhi. Jadi, khatib harus melakukan rukun di atas agar khutbah bisa menjadi sah. Hal ini berbeda dengan sunnah yang bila tidak dilakukan, maka khutbah tetap akan sah. Bagaimanapun juga, khatib akan memperoleh tambahan pahala jika melaksanakan sunnah khutbah.
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan yang Segera Datang
Itulah rukun dan sunnah khutbah salat Jumat dalam agama Islam. Semoga bisa menjadi pelajaran yang baik oleh para khatib. (LOV)
