Konten dari Pengguna

Rumah Limas Berasal dari Sumatera Selatan, Ini Fakta dan Ciri Khasnya!

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumah limas berasal dari daerah Sumatera Selatan, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumah limas berasal dari daerah Sumatera Selatan, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Mengutip buku Fakta Menakjubkan Tentang Indonesia oleh Navita Kristi, dkk (2012), rumah limas berasal dari daerah Sumatera Selatan dan dihuni oleh suku-suku asli seperti Lahat, Gumai, Sumendo, Komering, Kubu, Lintang, Ogan, Lematang, Palembang, Kayu Agung, Sekayu, dan Pasemah.

Ciri khas rumah berbentuk rumah panggung dan bangunannya bertingkat-tingkat. Masyarakat Sumatera Selatan menyebut tingkatan tersebut dengan sebutan bengkilas.

Fakta tentang Rumah Limas

Seperti rumah adat pada umumnya yang memiliki ciri khas atau keunikan, rumah limas berasal dari Sumatera Selatan pun juga memiliki sejumlah fakta unik. Adapun penjelasan mengenai fakta tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Atap yang Unik

Atap merupakan salah satu elemen pada rumah limas yang cukup menonjol karena memiliki desain dan hiasan ornament yang unik. Ornament yang digunakan pada atap ini yaitu berbentuk simbar yang memiliki fungsi tersendiri, yakni sebagai penangkal petir.

2. Menghadap ke Timur dan Barat

Ilustrasi rumah limas berasal dari daerah Sumatera Selatan, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Fakta unik lain yang dimiliki oleh rumah limas yaitu dirancang dengan menghadap ke timur dan barat. Hal ini disesuaikan dengan filosofi, bahwa arah timur merupakan Matoari Edop, yang mana matahari muncul dan menjadi awal kehidupan manusia.

Adapun arah barat artinya Matoari Mati, yang mana matahari telah terbenam dan menyiratkan tentang akhir kehidupan manusia.

3. Terdiri dari Lima Tingkat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa rumah limas dibuat secara bertingkat. Adapun jumlah tingkatnya sebanyak lima tingkataan dengan fungsi yang berbeda-beda.

  • Tingkat pertama, untuk menyambut tamu.

  • Tingkat kedua, area khusus tempat para pria berkumpul.

  • Tingkat ketiga, digunakan untuk menerima tamu saat upacara adat.

  • Tingkat keempat, digunakan untuk menerima tamu kerabat dekat yang dihormati atau tamu yang usianya lebih tua.

  • Tingkat kelima, digunakan untuk menyambut tamu keormatan sekaligus menjadi singgasana pengantin.

4. Ukiran dan Perabot

Rumah limas dilengkapi dengan sejumah ukiran yang memiliki filosofi tersendiri. Hal ini dijadikan sebagai penanda garis keturunan atau simbol kedudukan. Bentuk ukirannya bermacam-macam, seperti kulit karang, naga, guci, dan lain-lain.

Rumah limas berasal dari Sumatera Selatan memang memiliki keunikan tersendiri karena kental dengan nuansa filosofisnya. Hingga kini, masyarakat Sumatera Selatan masih melestarikan rumah limas sebagai salah satu bagian dari kebudayaan aslinya.

(DLA)