Konten dari Pengguna

Rumus Aliran Arus Listrik dan Contoh Soal di Pelajaran Fisika

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Aliran Arus Listrik. Sumber: Unsplash/Federico Beccari
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Aliran Arus Listrik. Sumber: Unsplash/Federico Beccari

Pada pelajaran fisika, terdapat banyak materi yang akan dibahas. Salah satunya adalah tentang rumus aliran arus listrik. Materi mengenai arus listrik biasanya dihindari oleh murid sekolah.

Hal itu karena ada banyak materi dan rumus yang sulit untuk dipahami. Padahal sebenarnya materi ini tidak begitu sulit.

Pengertian dan Rumus Aliran Arus Listrik di Fisika

Ilustrasi Rumus Aliran Arus Listrik. Sumber: Unsplash/Israel Palacio

Pada pelajaran fisika, terdapat materi mengenai listrik dinamis. Listrik dinamis tersebut diartikan sebagai muatan listrik yang bergerak atau mengalir. Elektron pada konduktor listrik bergerak secara bolak-balik dan searah.

Itulah yang disebut sebagai aliran listrik. Hal itu karena aliran tersebut mengalir seperti sungai. Maka dari itu, listrik dinamis juga dapat disebut sebagai arus listrik.

Dikutip dari buku Rumus Pocket Fisika SMA Kelas X, XI, XII, Tim Kompas Ilmu (2019), arus listrik merupakan aliran partikel-partikel yang bermuatan dari potensial tinggi ke potensial rendah.

Untuk menjelaskan tentang keterkaitan antara beda tegangan dari sumber arus, resistansi rangkaian, dan kuat arus, digunakan hukum Ohm. Hukum Ohm tersebut menyatakan bahwa saat tegangan rangkaian dinaikkan, maka arusnya akan naik dan sebaliknya.

Lantas, bagaimana rumus aliran arus listrik dalam fisika? Berikut rumusnya.

I = V/R

Keterangan:

I : Arus (Ampere)

V : Tegangan (Volt)

R : Hambatan (Ohm)

Contoh Soal Arus Listrik dan Pembahasannya

Ilustrasi Rumus Aliran Arus Listrik. Sumber: Unsplash/Marek Piwnicki

Setelah mengetahui pengertian dan rumusnya, murid juga harus memahami cara menghitungnya. Berikut beberapa contoh soal dan pembahasannya yang dapat digunakan untuk materi belajar.

  1. Arus listrik sebesar 4 A mengalir melalui kawat penghantar dengan beda potensial di kedua ujungnya sebesar 16 V. Besarnya hambatan pada kawat adalah…

    Pembahasan:

    Diketahui:

    I = 4A

    V = 16V

    R = ?

    I = V/R

    4 = 16/R

    R = 16/4

    R = 4 Ω

  2. Sebuah rangkaian memiliki beda potensial di antara ujung-ujungnya sebesar 10 volt dan nilai hambatan 2 ohm. Hitung berapa arus listrik yang mengalir!

    Pembahasan:

    Diketahui:

    V = 10 Volt

    R= 2 Ω

    I = ?

    I = V/R

    I = 10/2

    I = 4 A

  3. Dua hambatan dirangkai paralel masing-masing sebesar 4 ohm dengan sumber tegangan berkekuatan 3 volt. Berapa kuat arus listriknya?

    Pembahasan:

    Diketahui:

    R₁ = 4 ohm, R₂ = 4 ohm

    V = 3 volt

    Hitung besar hambatan pengganti pada seri paralel terlebih dahulu.

    1/Rₚ = 1/R₁ + 1/R₂

    1/Rₚ = 1/4 + 1/4

    1/Rₚ = 2/4

    Rₚ = 2 W > besarnya hambatan pengganti

    I = V/R

    I = 3 volt/2 w

    I = 1,5 A

Baca juga: Pengertian Rangkaian Seri beserta Rumus dan Contohnya

Demikian penjelasan tentang pengertian rumus aliran arus listrik dan contoh soalnya. Semoga penjelasan di atas dapat membantu saat belajar fisika. (FAR)