Rumus dan Cara Menghitung Pendapatan Nasional dengan Mudah

·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendapatan nasional merupakan total pendapatan masyarakat dalam suatu negara pada periode tertentu, biasanya satu tahun. Dikutip dari buku Ensiklopedia Seri Pendapatan Nasional yang ditulis oleh Chabibah (2020: 4), pendapatan nasional dapat dikelompokkan menjadi 6, yaitu Gross Domestic Product (GDP), Gross National Product (GNP), Net National Product (NNP), National Income (NI), Personal Income (NI), dan Disposable Income (DI).
Cara Menghitung Pendapatan Nasional
Penghitungan pendapatan nasional dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:
1. Pendekatan produksi
Merupakan cara menghitung pendapatan nasional dengan menjumlahkan semua hasil produksi barang dan jasa selama satu tahun yang sudah dikalikan dengan harga pasar. Berikut rumus menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan produksi.
NI = P1Q1 + P2Q2 + P3Q3 + … + PnQn
Keterangan:
NI = pendapatan nasional (national income).
P = harga barang dan jasa.
Q = jumlah barang dan jasa.
1,2,3, dan n = jenis barang dan jasa.
2. Pendekatan pendapatan
Merupakan cara menghitung pendapatan nasional dengan menjumlahkan semua pendapatan yang diterima oleh masyarakat yang ikut serta dalam proses produksi selama satu tahun. Berikut rumus menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan.
Y = R + W + I + P
Keterangan:
Y = pendapatan nasional.
R = sewa tanah (rent).
W = upah (wage).
I = bunga modal (interest).
P = Keuntungan (profit).
3. Pendekatan pengeluaran
Merupakan cara menghitung pendapat nasional dengan menunjukkan seluruh pengeluaran atau belanja barang dan jasa oleh masyarakat selama satu tahun. Berikut rumus menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran.
GNP = C + I + G + (X-M)
Keterangan:
GNP = produksi nasional bruto.
C = pengeluaran konsumsi.
I = investasi.
G = pengeluaran pemerintah.
X = ekspor.
M = Impor.
X-M = ekspor bersih.
Perhitungan pendapat nasional memiliki banyak manfaat, seperti sebagai dasar analisis ekonomi serta pembangunan nasional, sebagai tolak ukur untuk menilai keberhasilan pembangunan nasional, dan mengetahui hasil-hasil pembangunan. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
