Saad Bin Abi Waqqash: Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saad bin Abi Waqqash merupakan salah seorang sahabat nabi Muhammad yang termasuk dalam Assabiqunal Awwalun atau golongan orang-orang yang pertama kali memeluk agama Islam.
Mengutip dari buku Muslim Sukses Dunia Akhirat (2019) oleh Nova Irwan Hasmy, disebutkan jika Saad bin Abi Waqqash telah memeluk agama Islam pada usia yang cukup muda, yakni menginjak tujuh belas tahun.
Ujian Keimanan bagi Saad Bin Abi Waqqash sang Sahabat Nabi
Saat memutuskan untuk masuk Islam dan mengikuti dakwah nabi Muhammad SAW, Saad bin Abi Waqqash sendiri tidak terlepas dari ujian keimanan. Pasalnya keyakinan Saad atas agama Islam tersebut ditentang keras oleh ibunda tercintanya. Bahkan untuk melakukan sholat setelah memeluk Islam, beliau harus melaksanakannya dengan cara sembunyi-sembunyi.
Dikutip lewat tulisan Nova Irwan Hasmy (2019), Saad bin Abi Waqqash merupakan sosok pemuda yang sangat taat dan menyayangi ibundanya, namun saat ibundanya tersebut mengajak Saad untuk menyekutukan Allah dan menyembah berhala, maka saat itu pula beliau tetap teguh untuk mempertahankan keyakinannya atas agama Islam.
Sebagai sosok anak yang berbakti, penolakan Saad bin Abi Waqqash atas permintaan ibunya tentu dapat membuat perasaannya gelisah. Namun di sisi lain beliau juga ingin mempertahankan keimanannya, tanpa pernah berniat untuk menyekutukan Allah dan tetap teguh memeluk agama Islam.
Pada suatu ketika, beliaupun memutuskan untuk menemui Rasulullah SAW. Kemudian pada saat itu pulalh firman Allah diturunkan untuk mendukung pendirian yang dimiliki Saad bin Abi Waqqash. Berikut bunyi terjemahan firman Allah tersebut:
Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
Firman Allah tadi merupakan bagian dari Alquran surat Al Luqman ayat 14-15. Ayat-ayat itu pulah yang menjadi dasar keyakinan Saad bin Abi Waqqash untuk tidak menaati keinginan ibunnya untuk menyembah berhala dan tetap berpegang teguh memeluk Islam.
Sampai pada akhirnya, sang ibundanya pun perlahan mulai luluh dan tidak lagi memaksakan kehendaknya terhadap Saad bin Abi Waqqash.
Sebagai bagian dari Assabiqunal Awwalun atau golongan pertama yang masuk Islam yang beriman, Saad bin Abi Waqqash selaku sahabat sekaligus paman Rasulullah SAW (dari pihak ibu) pun mendapat jaminan dari Allah untuk menjadi penghuni surga.
Semoga informasi singkat tentang kisah Saad bin Abi Waqqash yang merupakan sahabat nabi dan terus memegang teguh keimanannya akan Islam tadi bisa memberikan hikmah bagi umat muslim. Semoga bermanfaat. (HAI)
