Sebutan untuk Suatu Zat yang Menyebabkan Terjadinya Pencemaran Lingkungan

Konten dari Pengguna
11 Mei 2022 19:38
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran. Foto. dok. etaplus (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran. Foto. dok. etaplus (Unsplash.com)
ADVERTISEMENT
Pencemaran merupakan fenomena yang terjadi pada suatu lingkungan, yang bersifat abrasif atau merusak dan merugikan bagi lingkungan dan komponen yang ada di dalamnya. Pencemaran lingkungan ini terjadi disebabkan oleh zat tertentu. Suatu zat yang menyebabkan pencemaran disebut dengan polutan. Untuk mengetahui secara lengkap apa itu polutan, mari kita simak pemaparan lengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT

Nama Suatu Zat yang Menyebabkan Terjadinya Pencemaran di Lingkungan

Dalam suatu lingkungan, pencemaran bisa saja terjadi sebab masuknya suatu zat-zat berbahaya yang memiliki pengaruh dan bersifat merusak bagi lingkungan. Suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran disebut polutan. Polutan ini rupanya juga memiliki beragam jenis.
Lebih lengkap, pemaparan mengenai pengertian polutan beserta jenisnya dijelaskan dalam buku berjudul Budi Daya Perairan Buku Kedua yang disusun oleh M. Ghufran H. Kordi K. (2010: 500) yang memaparkan bahwa bahan pencemar (polutan) adalah bahan-bahan yang bersifat asing atau bahan yang berasal dari alam itu sendiri yang memasuki suatu tatanan ekosistem sehingga mengganggu peruntukan ekosistem tersebut.
 Ilustrasi suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran. Foto. dok. Fulvio Ciccolo (Unsplash.com).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran. Foto. dok. Fulvio Ciccolo (Unsplash.com).
Tak hanya itu, dalam buku tersebut juga menjelaskan bahwa berdasarkan cara masuknya, polutan dikelompokkan ke dalam polutan alamiah dan polutan antropogenik. Polutan alamiah adalah polutan yang memasuki suatu lingkungan secara alamiah, misalnya banjir, tanah longsor, letusan gunung api, dan lain-lain. Polutan yang memasuki ekosistem secara alamiah sulit dikendalikan.
ADVERTISEMENT
Berbeda dengan polutan antropogenik, yang merupakan polutan yang masuk ke suatu lingkungan akibat aktivitas manusia seperti kegiatan domestik atau rumah tangga, kegiatan pertanian, kegiatan industri, polutan jenis ini dapat dikendalikan dengan cara mengendalikan aktivitas yang menyebabkan timbulnya polutan tersebut.
Adanya polutan yang merusak dan mencemari lingkungan perlu kita cegah untuk meminimalisir kerusakan lingkungan. Hal ini karena pelestarian lingkungan memiliki manfaat dan tujuan khusus yang berguna bagi kehidupan baik manusia, hewan maupun lingkungan yang tinggal dalam lingkungan atau ekosistem tertentu.
Ilustrasi suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran. Foto. dok. Jani Brumat (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran. Foto. dok. Jani Brumat (Unsplash.com)
Tujuan pelestarian lingkungan ini disebutkan dalam buku berjudul Geografi dan Sosiologi 2 yang ditulis oleh Drs. Sugiharyanti, M. Si. (2007:77) yang memaparkan bahwa pelestarian lingkungan dilakukan dengan tujuan agar kekayaan sumber daya alam dapat bertahan dan digunakan oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
ADVERTISEMENT
Pemaparan lengkap mengenai zat polutan yang merusak lingkungan beserta jenis-jenisnya dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan yang bermanfaat, khususnya tentang lingkungan hidup di sekitar Anda. (DAP)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020