Konten dari Pengguna

Sejarah Hari Pangan Sedunia yang Diperingati Setiap Tanggal 16 Oktober

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Hari Pangan Sedunia, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah Hari Pangan Sedunia, Foto: Pixabay

Besok, tepatnya tanggal 16 Oktober 2021, kita akan kembali memperingati Hari Pangan Sedunia. Namun, sudahkah kamu mengetahui sejarah Hari Pangan Sedunia?

Sejarah Hari Pangan Sedunia

Sejarah Hari Pangan Sedunia, Foto: Pixabay

Dilansir dari situs resmi Provinsi Sumatra Barat, Hari Pangan Sedunia 16 Oktober adalah perayaan tahunan yang dirayakan untuk menghormati tanggal berdirinya FAO (Food and Agriculture Organization alias Organisasi Pangan dan Pertanian) yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1945 silam.

Hari Pangan Sedunia didirikan oleh negara-negara yang merupakan anggota FAO pada konferensi umum ke-20, tepatnya bulan November 1979.

Delegasi Hongaria, Menteri Pertanian dan Pangan, Dr. Pal Romany mengusulkan ide perayaan Hari Pangan Sedunia. Hingga detik ini, Hari Pangan Sedunia masih terus diperingati setiap tahun oleh lebih dari 150 negara, demi meningkatkan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan dunia.

Sejak tahun 1981, Hari Pangan Sedunia mengusung berbagai tema untuk perayaan setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk menekankan perlunya perhatian khusus bagi dunia pangan.

Food security alias ketahanan pangan merupakan topik yang paling sering dijdikan sebagai tema di dalam perayaan Hari Pangan Sedunia. Hal ini merefleksikan kemampuan rata-rata individu untuk mendapatkan makanan dan mempertahankan ketersediannya. Hal ini bahkan sampai dibahas di dalam puncak pertemuan dunia tentang ketahanan pangan yang diajukan oleh Direktur FAO Jenderal Jaques Diouf.

Hari Pangan Sedunia ini dirayakan secara luas dengan antusias berbagai organisasi lainnya yang turut memedulikan ketahanan pangan, seperti International Fund of Agricultural Development dan World Food Program.

Di Indonesia sendiri, Hari Pangan Sedunia dijadikan sebagai tonggak rangkaian helatan Indonesian Food System Summit (IFSS), yang digagas oleh Koalisi Rakyat untuk Keadilan Pangan (KRKP) bersama Tani Center dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Helatan Ini mempertemukan para praktisi dan ahli untuk bertukar gagasan dan merumuskan model sistem pangan yang dibutuhkan oleh Indonesia, yang diselingi dengan pertunjukan musik virtual.

Setelah mengetahui sejarah Hari Pangan Sedunia, mari kita bantu orang-orang yang membutuhkan semaksimal mungkin dan hindari pembuangan makanan yang sebenarnya masih layak untuk dimakan.(BRP)