Sejarah Perang Jamal dalam Perkembangan Agama Islam

Konten dari Pengguna
29 Maret 2021 9:19
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Perang Jamal. Foto: PIxabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perang Jamal. Foto: PIxabay
ADVERTISEMENT
Perang Jamal terjadi pada tahun 656 M yang dikenal juga sebagai Perang Unta dan terjadi selepas Rasulullah meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
Perang Jamal terjadi di Basra, antara pasukan yang berpihak pada Ali bin Abi Thalib dan juga pasukan yang berpihak kepada Aisyah. Perang ini terjadi karena pasukan di sisi Aisyah menginginkan adanya keadilan akibat terbunuhnya Utsman bin Affan.

Sejarah Perang Jamal

Dalam sejarah perkembangan agama Islam yang dikutip dari buku Sejarah & peradaban Islam, Moh Nurhakim (2003:51), salah satu peristiwa penting adalah Perang Jamal. Pada saat perang terjadi, istri Nabi SAW, yakni Aisyah menjadi pemimpin perang. Perang Jamal disebut juga Perang Unta, yang terjadi antar kaum muslimin untuk pertama kalinya.
Lebih dari 500.000 orang telah gugur baik di pihak Ali bin Abi Thalib maupun pihak Aisyah. Perang yang terjadi karena gugurnya Ali bin Utsman ini membuat pihak Aisyah menuntut terhadap Ali bin Abi Thalib, namun sayangnya pihak Ali tak bisa mengabulkan tuntutan dari pihak Aisyah karena alasan berikut:
ADVERTISEMENT
Tugas utama Ali adalah menarik kembali semua tanah dan hibah yang telah dibagikan oleh Utsman kepada kaum kerabatnya menjadi milik milik
  • Tugas Ali bukan untuk mengusut kematian Utsman.
  • Menghukum pembunuh bukanlah perkara yang mudah, karena situasi politik yang sangat kacau.
Kronologi terjadinya perang Jamal adalah sebagai berikut:
  1. Khalifah Ali ingin melakukan kompromi kepada Thalhah dan yang lainnya agar tak pecah pertikaian, namun kesepakatan sulit tercapai, sehingga perang pun terjadi.
  2. Aisyah maju dan memberi Mushaf kepada Ka'ab bin Sur Qadhi Bashrah dan berkata, "Ajaklah mereka kepada Kitabullah!" Ka'ab bin Sur pun maju dengan membawa Mushaf dan mengajak mereka kepadanya, dan disambut pasukan Kufah.
  3. Abdullah bin Saba' dan para pengikutnya yang berada di depan pasukan membunuh siapa saja dari pasukan Bashrah , saat Ka'ab bin Sur mengangkat mushaf mereka menghujaninya dengan anak panah hingga ia tewas.
  4. Aisyah dihujani anak panah namun ia tak mundur dan terus mendesak pasukan ke arah khalifah Ali.
  5. Banyak sekali pasukan yang gugur
  6. Aisyah terus mendesak maju dan mengejar pembunuh Utsman, sampai akhirnya unta yang dinaikinya tertebas kakinya.
  7. Unta tersebut roboh ke tanah dan ditebas kakinya adalah dengan tujuan agar Aisyah tak terkena anak panah, dan agar ia bisa keluar dari medan pertempuran.
  8. Setelah unta itu roboh, pasukan Aisyah banyak yang menarik diri, dan akhirnya Aisyah meminta perjanjian damai.
ADVERTISEMENT
Demikian adalah ulasan mengenai sejarah perang Jamal, semoga berguna ya. (Adeliarosa)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020