Konten dari Pengguna

Sejarah Singkat Perlawanan Rakyat Maluku terhadap Dominasi Portugis

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perlawanan. Sumber: flickr.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perlawanan. Sumber: flickr.com

Bagi Anda yang sedang duduk di bangku sekolah, mungkin pernah diminta oleh guru untuk ceritakan sejarah singkat perlawanan rakyat Maluku terhadap dominasi Portugis. Jika ada pertanyaan seperti itu, bagaimana cara menjawabnya? Yuk, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel di bawah ini.

Sejarah Singkat Perlawanan Rakyat Maluku terhadap Dominasi Portugis

Ilustrasi perlawanan. Sumber: flickr.com

Kepulauan Maluku memang menjadi daerah yang kaya akan rempah-rempahnya. Hal inilah yang membuat bangsa Barat tertarik dan mengincar kekayaan rempah-rempah tersebut. Adapun orang Eropa pertama yang berhasil mencapai Maluku adalah bangsa Portugis pada tahun 1512 M. Meski pada mulanya kedatangan bangsa Portugis disambut baik oleh masyarakat Maluku, namun lama-kelamaan hubungan keduanya menjadi buruk. Penyebabnya adalah perselisihan antara kedua kubu hingga memicu perlawanan.

Nah, kali ini kami akan coba ceritakan sejarah singkat perlawanan rakyat Maluku terhadap dominasi Portugis yang dikutip dari buku Kepulauan Rempah-Rempah karya M. Adnan Amal (2016). Jadi, pastikan Anda simak dengan baik, ya.

Mulanya hubungan baik rakyat Maluku dengan Portugis mulai retak karena sejumlah masalah ekonomi, politik, dan juga sosial. Adapun pencetus utama yang menyebabkan perlawanan rakyat Maluku terhadap Portugis adalah adanya politik monopoli perdagangan rempah. Keserakahan Portugis yang ditunjukkan dengan mematok harga rendah pada rempah-rempah membuat rakyat Ternate dan Maluku menjadi sengara.

Di antara rakyat Maluku, masyarakat Hitu menjadi yang pertama melakukan peperangan menghadapi Portugis. Perlawanan rakyat Hitu mulai dilancarkan pada 1520 M dan berlanjut pada 1525 M, di mana pihak Portugis menderita kekalahan. Delapan tahun berikutnya, Portugis mencoba memengaruhi Hatiwe di Hitu bagian selatan, untuk menyerang Hitu. Namun, sebelum rencana itu terlaksana, pasukan Hitu bersama pasukan bantuan dari Jepara menyerang Hatiwe terlebih dulu.

Dalam pertempuran ini, pihak Portugis kembali menderita kekalahan di mana pasukannya banyak yang tewas dan senjatanya dirampas oleh pejuang Hitu. Pada 1537 M dan 1570 M, pasukan Hitu dan Portugis kembali terlibat dalam pertempuran sengit. Setelah sempat terdesak oleh kekuatan Portugis, Hitu akhirnya mampu mengusir Portugis pada 1574 M, dibantu oleh pasukan dari Seram Barat.

Demikian sejarah singkat perlawanan rakyat Maluku terhadap dominasi Portugis. Semoga membantu. (Anne)