Sepertiga Malam Jam Berapa yang Harus diketahui

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepertiga malam jam berapa? Pertanyaan itu sering kali muncul bagi Anda yang ingin melakukan Sholat Tahajud untuk pertama kalinya.
Diketahui sepertiga malam adalah waktu yang cocok untuk kita melakukan amal sunnah dan memohon keinginan kepada Tuhan dengan segala kerendahan hati. Sholat Tahajud menjadi salah satu amalan yang dapat dikerjakan di waktu sepertiga malam.
Tak perlu khawatir lagi untuk Anda yang ingin melaksanakan Sholat Tajahud karena ada beberapa pembagian waktu pada sepertiga malam. Yuk, simak ulasan berikut ini untuk mengetahuinya!
Sepertiga Malam Jam Berapa yang Tepat untuk Sholat Tahajud?
Bagi yang belum mengetahuinya Sholat Tahajud adalah sholat paling baik dikerjakan pada sepertiga malam. Pastikan Anda harus bangun tidur terlebih dahulu untuk mengerjakannya.
Merujuk pada kitab al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah, Abu Bakr ibnul ‘Arabi menjelaskan bahwa ada tiga pendapat mengenai pelaksanaan sholat tahajud. Pertama, tidur kemudian sholat lalu tidur lagi dan sholat lagi. Yang kedua adalah sholat setelah tidur, ketiga adalah sholat setelah Isya.
Dari pendapat tersebut, para ulama mengatakan yang paling lebih baik adalah melaksanakan sholat Tahajud di waktu sepertiga malam setelah bangun tidur. Berikut sepertiga malam jam berapa yang dapat dijadikan rujukan untuk melaksanakan Sholat Tahajud.
Sepertiga Malam Pertama
Sholat sunnah tahajud dapat dilakukan di sepertiga awal pada pukul 22.00 hingga pukul 00.00. Usahakan untuk melaksanakan sholat Tahajud dalam keadaan terbangun dari tidur kemudian langsung berwudhu.
Sepertiga Malam Kedua
Pada sepertiga malam kedua ini dilakukan saat pertengahan malam yaitu pukul 00.00 hingga pukul 01.00. Antara waktu itu yang biasanya dikatakan waktu sepertiga malam adalah jam 01.00.
Sepertiga Malam Terakhir
Sepertiga malam terakhir diketahui jatuh sekitar 01.00 pukul 03.00 atau sebelum menjelang Sholat Subuh. Sebenarnya, kita bisa melakukan Sholat Tahajud jam berapa pun setelah melaksakan sholat isya. Namun, lebih dianjurkan untuk melaksanakannya setelah bangun tidur dan pada sepertiga malam terakhir yaitu pukul 03.00 hingga menjelang Sholat Subuh.
Jika tidak bisa bangun, bisa melakukan sholat malam sebelum tidur. Walaupun sebagian besar ulama menganggap itu bukan tahajud melainkan ibadah malam yang pahalanya besar.
Berikut hadis yang mengatakan bahwa harus tidur sebelum melakukan sholat tahajud.
Di antara kalian menyangka ketika melakukan shalat di malam hari sampai Subuh dia merasa telah tahajud. Tahajud adalah shalat yang dikerjakan setelah tidur, kemudian sholat setelah tidur. Itulah shalatnya Rasulullah SAW,” (Hadis Riwayat Katsir bin Abbas dari Sahabat Al Hajjaj bin Amr Radhiyallahu anhu)
Sekarang sudah mengatahui seepertiga malam jam berapa bukan? Semoga pendapat dan anjuran Rasulullah dapat dijadikan panduan untuk melaksanakan sholat tahajud dengan baik. (AA)
