Konten dari Pengguna

Sifat Gelombang Elektromagnetik dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sifat gelombang elektromagnetik. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sifat gelombang elektromagnetik. Foto: Pixabay

Penggunaan gelombang elektromagnetik semakin lumrah seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi. Sifat gelombang elektromagnetik yang beragam membuatnya dapat dimanfaatkan untuk banyak hal.

Mengutip buku Fisika SMA/MA Kls X (Diknas) karya Goris Seran D, dkk, gelombang elektromagnetik adalah perpaduan medan listrik dan medan magnet yang saling tegak lurus dan merambat dalam ruang.

Gelombang ini tidak memerlukan medium untuk merambat, sehingga dapat bergerak melalui ruang hampa. Untuk lebih mengenal sifat gelombang elektromagnetik, simak uraian di bawah ini hingga tuntas.

Sifat Gelombang Elektromagnetik

Ilustrasi gelombang elektromagnetik. Foto: Pixabay

Gelombang elektromagnetik mencakup berbagai jenis gelombang, seperti gelombang radio, gelombang mikro, sinar inframerah, cahaya tampak, sinar ultraviolet, sinar-X, dan sinar gama.

Semua jenis gelombang ini memiliki sifat yang sama tetapi berbeda dalam panjang gelombang dan frekuensi. Berikut sifat-sifat gelombang elektromagnetik yang dikutip dari Buku Pintar Fisika karangan Dr. Efrizon Umar.

1. Merambat Tanpa Medium

Gelombang elektromagnetik tidak memerlukan medium untuk merambat. Ini berarti gelombang ini dapat bergerak melalui ruang hampa, seperti cahaya matahari yang mencapai Bumi melalui ruang angkasa.

2. Merupakan Gelombang Transversal

Gelombang elektromagnetik adalah gelombang transversal karena medan listrik dan medan magnet berosilasi tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang.

3. Memiliki Panjang Gelombang dan Frekuensi

Gelombang elektromagnetik memiliki panjang gelombang (λ) dan frekuensi (f). Hubungan antara keduanya dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.

c = λ ⋅ f

Sebagai informasi tambahan, c adalah kecepatan cahaya (sekitar 3×10^8 m/s).

4. Membawa Energi

Gelombang elektromagnetik membawa energi yang bergantung pada frekuensinya. Semakin tinggi frekuensi gelombang, semakin besar energi yang dibawanya.

5. Dapat Dipantulkan, Dibiaskan, dan Dibelokkan

Gelombang elektromagnetik dapat mengalami:

  • Pemantulan, seperti cahaya yang dipantulkan oleh cermin.

  • Pembiasan, seperti cahaya yang dibiaskan oleh prisma.

  • Difraksi, yaitu pembelokan gelombang saat melewati celah sempit.

6. Berinteraksi dengan Materi

Gelombang elektromagnetik dapat diserap, dipantulkan, atau diteruskan oleh suatu bahan, tergantung pada sifat bahan tersebut. Contohnya, kaca dapat meneruskan cahaya tampak tetapi menyerap sinar ultraviolet.

7. Memiliki Kecepatan Konstan di Ruang Hampa

Di ruang hampa, semua gelombang elektromagnetik merambat dengan kecepatan yang sama, yaitu kecepatan cahaya (c). Namun, kecepatannya dapat berubah saat melewati medium tertentu.

Baca Juga: Karakteristik Planet pada Tata Surya, dari Merkurius hingga Neptunus

Contoh Gelombang Elektromagnetik

Ilustrasi gelombang elektromagnetik. Foto: Pixabay

Gelombang elektromagnetik banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Berikut beberapa contohnya yang paling umum.

  • Gelombang radio. Digunakan dalam komunikasi radio, televisi, dan telepon seluler.

  • Gelombang mikro. Dimanfaatkan dalam radar dan oven microwave.

  • Sinar inframerah. Digunakan dalam remote TV dan perangkat penginderaan panas.

  • Cahaya tampak. Sumber utama pencahayaan yang dapat dilihat oleh mata manusia.

  • Sinar ultraviolet. Dimanfaatkan dalam sterilisasi alat medis dan produksi vitamin D oleh tubuh.

  • Sinar-X. Digunakan dalam bidang medis untuk memeriksa kondisi tulang.

  • Sinar gama. Digunakan dalam terapi kanker dan sterilisasi alat kedokteran.

(NDA)