Siklus Krebs dan Fungsinya yang Jarang Diketahui Orang Banyak!

Konten dari Pengguna
10 Desember 2020 11:24
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Siklus Krebs dan Fungsinya yang Jarang Diketahui Orang Banyak! (119851)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Siklus Krebs, Foto: Dok. jayholser.com
ADVERTISEMENT
Siklus krebs bukan berarti siklus hidup kepiting. Sebab siklus ini merupakan nama lain dari siklus asam trikarbosilat. Siklus ini merupakan lintasan akhir bersama oksidasi karbohidrat, protein, serta lipid. Siklus ini adalah salah satu tahapan proses respirasi sel yang ada di dalam tubuh.
ADVERTISEMENT
Istilah siklus dengan sebutan unik ini berasal dari penemunya sendiri yang bernama Sir Hans Adolf Krebs. Krebs merupakan seorang ahli biokimia kelahiran tahun 1900 yang berkebangsaan Jerman dan Inggris. Krebs juga merupakan seorang dokter bedah dengan spesialisasi THT yang pada saat itu melarikan diri dari Nazi untuk mengajar biokimia di Universitas Cambridge, Inggris.
Ia juga menemukan siklus yang kompleks ini pada tahun 1937 di Universitas Cambridge. Pada tahun 1953, Krebs bersama Fritz Lipmann dianugerahi hadiah Nobel atas penemuan siklus kompleks tersebut. Lalu apa fungsi siklus krebs? Yuk simak pembahasan di bawah ini!

Fungsi Siklus Krebs yang Kompleks

Siklus yang dikenal dengan siklus asam trikarboksilat atau siklus asam sitrat ini merupakan serangkaian reaksi di dalam mitokondria yang mengoksidasi gugus asetil pada asetil-koA, kemudian mereduksi koenzim yang teroksidasi melalui rantai transport elektron yang berhubungan dengan pembentukan ATP.
ADVERTISEMENT
Fungsi siklus yang kompleks ini adalah sebagai lintasan akhir bersama untuk proses oksidasi karbohidrat, protein, dan juga lipid. Hal tersebut terjadi sebab glukosa, asam lemak, serta asam amino di dalam metabolism menjadi asetik KoA yang kemudian menjadi intermeddiet di dalam siklus tersebut.
Siklus ini juga mempunyai peranan yang penting dalam proses transaminasi, deaminasi, glukoneogenesis, serta lipogenesis. Terdapat beberapa fungi utama siklus asam sitrat sebagai berikut:
  • Menghasilkan koenzim tereduksi yang menggerakan rantai pernapasan untuk produksi ATP
  • Menghasilkan karbon dioksida (CO2) yang paling banyak pada jaringan manusia
  • Menyediakan sebagaian bahan keperluan sintesis protein dan asam nukleat
  • Mengkonversi sejumlah energi dan juga zat intermidiet yang berlebih untuk kemudian digunakan pada sintesis asam lemak
ADVERTISEMENT
  • Melakukan pengendalian langsung dan tidak langsung (alosterik) terhadap sistem enzim lain melalui komponen-komponen siklus
Itulah sejarah singkat, pengertian, serta fungsi siklus krebs. Semoga pembahasan tersebut dapat menambah wawasan dalam bidang biologi. Selamat belajar! (RYFA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020