Konten dari Pengguna

Sistem Kerja Piston Engine dalam Mesin Kendaraan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sistem Kerja Piston Engine. Sumber: Unsplash/Tim Mossholder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sistem Kerja Piston Engine. Sumber: Unsplash/Tim Mossholder

Agar dapat bergerak dengan baik, mobil membutuhkan piston engine. Bagaimana sistem kerja piston engine dalam mesin kendaraan?

Piston engine merupakan salah satu bagian dasar dari mesin mobil. Pistone engine termasuk ke dalam komponen untuk pembakaran mesin suatu kendaraan.

Mengenal Sistem Kerja Piston Engine Pada Mesin Kendaraan

Ilustrasi Sistem Kerja Piston Engine. Sumber: Unsplash/Joshua Naidoo

Sebuah mobil dapat melaju dan berfungsi dengan baik karena memiliki mesin. Dikutip dari buku Pengetahuan Komponen Mobil: Edisi Revisi, Daryanto (2021), mesin adalah sumber tenaga kendaraan yang mengubah energi kimia dan digunakan untuk memutar roda dan menggerakan kendaraan.

Terdapat banyak komponen dalam mesin sebuah kendaraan. Salah satunya adalah piston engine. Piston merupakan komponen yang krusial dalam sebuah mesin. Piston memiliki bentuk silinder dan terbuat dari logam seperti aluminium dan baja.

Fungsi utama dari piston engine adalah menerima tenaga dari hasil pembakaran dan kemudian mengubahnya menjadi gerakan linear. Lantas bagaimana sistem kerja piston engine?

Piston pada mesin mobil bekerja dengan cara mengatur volume silinder. Piston bergerak secara naik dan turun. Saat berada di posisi turun, maka volume silinder akan besar. Sementara saat ada pada posisi naik, volume udara akan mengecil.

Pada posisi tersebut, piston dapat meningkatkan tekanan serta temperatur campuran fluida. Sederhananya, terdapat empat cara kerja piston sebagai berikut.

  • Menghisap udara ke silinder

  • Mengkompresi material pembakaran mesin

  • Mengkonversikan pembakaran menjadi gerakan mekanis

  • Mendorong sisa gas pembakaran agar keluar

Komponen Pada Piston Engine

Ilustrasi Sistem Kerja Piston Engine. Sumber: Unsplash/Joshua Aragon

Terdapat beberapa komponen pembentuk piston dalam mesin kendaraan. Berikut penjelasannya.

1. Ring Piston

Ring piston memiliki bentuk seperti gelang. Pada bagian dalam terdapat celah yang memiliki kegunaan untuk jarak kelenturan.

2. Ring Oil

Ring oil memiliki dua pegas yakni integral dan segment. Fungsi utama dari ring oil adalah mencegah oli tidak masuk ke ruang pembakaran. Selain itu juga berfungsi untuk membersihkan oli di dinding silinder saat piston bergerak.

3. Ring Kompresi

Terdapat ring kompresi pada bagian atas dan tengah piston. Fungsinya adalah menahan proses kompresi. Tujuannya adalah menjaga agar tidak terjadi kebocoran di bagian bawah.

Selain itu, piston juga terdiri dari beberapa komponen lainnya. Misalnya adalah snap ring, barang piston, celah piston, dan juga pena piston.

Baca juga: 4 Fungsi Intake Manifold pada Mobil

Itu tadi adalah penjelasan sistem kerja piston engine dalam mesin kendaraan dan komponen-komponennya. Semoga dapat menambah pengetahuan seputar otomotif. (FAR)