Konten dari Pengguna

Struktur Teks Persuasi dan Ciri-cirinya

Berita Update

Berita Update

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menulis teks persuasi. Sumber: Freepic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menulis teks persuasi. Sumber: Freepic

Sebelum membahas tentang struktur teks persuasi, kamu tentu harus memahami terlebih dulu apa itu yang disebut dengan teks persuasi.

Dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, teks persuasi didefinisikan sebagai teks atau paragraf yang berisi kalimat ajakan atau kalimat untuk membujuk seseorang. Umumnya teks seperti ini terkandung dalam beberapa jenis tulisan, misalnya saja seperti iklan cetak ataupun brosur yang mempromosikan barang ataupun jasa tertentu.

Dalam menulis teks persuasi sendiri, umumnya kita akan membutuhkan data atau fakta yang bisa memperkuat sebuah ajakan agar seseorang yang kita bujuk tersebut dapat tertarik. Adapun beberapa ciri-ciri teks persuasif ialah sebagai berikut:

  1. Berisi kalimat bujukan atau ajakan

  1. Menyertai data dan fakta agar pembaca tertarik

  1. Kalimatnya dapat meyakinkan pembaca

  1. Menghindari konflik agar pembaca memiliki satu pemahaman

Struktur Teks Persuasi yang Berisi Bujukan

Untuk menulisnya, terdapat empat struktur teks persuasi yang perlu untuk kamu ketahui. Berikut strukturnya:

Pengenalan Isu

Pada bagian pertama atau bagian awal, kita harus memberikan pengenalan isu atau pengenalan topik apa yang sedang dibahas dalam paragraf tersebut. Umumnya bagian ini akan berisi kalimat umum yang menggambarkan topik tersebut secara garis besarnya.

Rangkaian Argumen/Data dan Fakta

Pada bagian ini, paragraf akan mengandung argumen atau data dan fakta yang bisa memperkuat isu tadi. Hal tersebut tentu dilakukan agar pembaca bisa semakin yakin/percaya pada isu yang tengah dibahas karena memiliki fakta yang konkret.

Kalimat Ajakan

Sesuai dengan tujuan penulisannya, teks ini harus memiliki kalimat ajakan agar para pembaca bisa terdorong untuk meyakini dan melakukan sesuatu sesuai apa yang telah diajak oleh penulis. Untuk membuat kalimat ajakan ini, kamu bisa menuliskannya dengan tersurat (tertulis jelas) ataupun tersirat dengan menggunakan kalimat-kalimat yang mengandung makna tertentu

Penegasan Kembali

Terakhir, kita perlu untuk membuat penegasan kembali bahwa topik yang kita angkat tadi sangatlah meyakinkan agar pembaca semakin terbujuk.

Setelah mengetahui ciri-ciri dan struktur teks persuasi di atas, semoga kamu bisa langsung coba untuk membuat teks persuasi. Jika memerlukan contoh teks/paragraf persuasi, kamu bisa membuka tautan di bawah ini ya! Selamat belajar! (HAI)

kumparan post embed