Suku Bangsa di Indonesia yang Termasuk Deutro Melayu

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suku bangsa di Indonesia yang termasuk dalam suku Melayu Muda atau yang dikenal dengan Deutro Melayu adalah Bugis, Aceh, Minangkabau, Jawa, Sunda, Melayu, Betawi, Manado, dan Bali. Sekitar tahun 500 SM bangsa Deutero Melayu (Melayu Muda) tiba di Kepulauan Nusantara.
Mereka masuk melalui jalur barat, yaitu melalui daerah Semenanjung Melayu terus ke Sumatera dan tersebar ke wilayah Indonesia yang lain. Kebudayaan mereka lebih maju daripada bangsa Proto Melayu, mereka bahkan sudah pandai membuat benda-benda logam.
Mereka datang membawa kebudayaan logam yang berasal dari Dongson, di Vietnam Utara. Benda-benda logam yang mereka bawa di antaranya berupa nekara, candrasa, bejana perunggu, manik-manik, arca dan sebagainya.
Mengenal Lebih Dekat Suku Bangsa di Indonesia yang Termasuk Deutro Melayu
Ciri-Ciri Ras Deutro Melayu
Ras Deutro Melayu memiliki ciri fisik yang tidak jauh berbeda dengan mayoritas penduduk Indonesia saat ini. Ciri fisik bangsa Deutro Melayu di antaranya :
Tinggi badan 135-180 cm
Berat badan 30-75 kg
Warna kulit antara kuning langsat dan cokelat hitam
Warna rambut antara cokelat dan hitam
Bentuk rambut antara lurus dan keriting.
Persebaran Ras Deutro Melayu
Sebelumnya, ras Deutro Melayu ini berasal dari daerah Indochina atau daerah Vietnam, Kamboja, dan Laos bagian utara. Rute persebaran nenek moyang dari kelompok Melayu Muda ini dimulai dari daratan Asia ke Thailand, Malaysia Barat, lalu menuju tempat-tempat di Kepulauan Nusantara.
Ras yang tiba pada gelombang terakhir ini masih tergolong ras Austronesia. Nenek moyang kita dari ras Papua - Melanesoid, Austronesia, dan sisa ras Austro - Melanesoid lantas melahirkan bermacam suku bangsa yang tersebar di seluruh pelosok wilayah Nusantara seperti sekarang ini.
Diketahui bahwa ras Deutro Melayu inilah yang berhasil mengembangkan peradaban dan kebudayaan yang lebih maju daripada bangsa Proto Melayu dan bangsa Negrito yang menjadi penduduk di pedalaman.
Hingga sekarang keturunan bangsa Proto Melayu dan negrito masih hidup bermasyarakat secara sederhana, mengikuti pola moyang mereka, dan kurang bersentuhan dengan budaya luar seperti India, Islam, dan Eropa.
Sedangkan bangsa Deutero Melayu mampu beradaptasi dengan kebudayaan Hindu - Budha, Islam, dan Barat. Sekarang kamu sudah tahu kalau suku bangsa di Indonesia ini dari dua ras yakni Deutro Melayu dan Proto Melayu atau yang dikenal dengan Melayu Tua.
(RN)
