Konten dari Pengguna

Surat Al Baqarah 255 dan Pengamalannya Sesuai Sunnah Nabi Muhammad

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan surat Al Baqarah. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan surat Al Baqarah. Sumber: Unsplash

Surat Al Baqarah 255 merupakan salah satu ayat dalam alquran yang banyak diamalkan oleh umat muslim. Pasalnya ayat tersebut pula sering diamalkan oleh nabi Muhammad SAW sebagai bacaan doa untuk memohon perlindungan Allah SWT dalam berbagai kondisi. Jika seorang muslim mengamalkan doa dengan bacaan surat Al Baqarah ayat 255 tadi, maka orang tersebut bisa mendapat pahala amalan sunnah.

Dalam kehidupan sehari-hari, surat Al Baqarah 255 dikenal dengan sebutan ayat kursi ataupun ayatul kursi bagi umat muslim. Menurut buku Muqaddimah Al Qur’an dan Terjemahnya, Soenarjo (1971: 63), penyebutan nama ini sendiri didasarkan kepada kata “kursi” dalam isi ayatnya yang mengandung arti kekuasaan Allah SWT.

Berikut bacaan surat Al Baqarah ayat 255 beserta artinya yang berisi tentang kekuasaan Allah SWT atas segala yang di langit dan bumi:

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Latin: “allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.”

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah: 255)

Pengamalan Surat Al Baqarah 255 Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Untuk pengamalannya sendiri, surat Al Baqarah 255 atau ayat kursi ini kerap dijadikan sebagai bacaan doa sebelum tidur pada malam hari oleh Nabi Muhammad SAW. Adapun sumber hukum terkait pengamalan ayat kursi sebagai doa sebelum tidur tersebut bisa kita temukan dalam isi hadist berikut ini:

Jika engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari), maka bacalah ayat kursi. Niscaya Allah akan selalu menjagamu dan setanpun tidak akan menganggu tidurmu hingga pagi tiba.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan isi hadist tadi, maka umat muslim pun dianjurkan untuk mengamalkan bacaan ayat kursi ketika hendak tidur agar senantiasa mendapat perjagaan/perlindungan dari Allah SWT sepanjang malam (hingga pagi).

Selain dianjurkan untuk dibaca ketika hendak tidur di malam hari, hadist lain juga menyebut bahwasanya ayat kursi juga dianjurkan untuk dibaca umat muslim sebagai doa setelah sholat. Pengamalan doa ayat kursi setelah sholat sendiri disebutkan dapat membuat seorang muslim tidak mendapat penghalang untuk masuk surga. “Barang siapa membaca ayat kursi setelah selesai sholat, maka tidak akan ada yang menghalanginya masuk ke surga kecuali kematian.” (HR. An Nasai)

Itulah beberapa pengamalan surat Al Baqarah 255 yang dapat diterapkan umat muslim dalam kehidupan sehari-hari sesuai sunnah nabi Muhammad SAW. Selain dapat mendatangkan pahala sunnah, umat muslim yang mengamalkan hal tersebut juga kelak mendapat banyak keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT. Insyaallah. (HAI)