Tafsir Surat Al Maidah Ayat 8 dan Terjemahannya

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Maidah adalah salah satu surat yang terdapat dalam Alquran. Tergolong surat Madaniyah, surat Al Maidah turun setelah Rasulullah hijrah dari Madinah.
Salah satu ayat dari surat Al Maidah ini mengisyaratkan tentang tindakan adil dan bijak dalam menyikapi suatu masalah. Sebagai muslim yang baik, tentu bersikap adil akan memberi dampak baik, salah satunya agar lebih bisa mengontrol diri dari perbuatan yang melanggar batas.
Teks Latin, Bahasa Arab dan Terjemahan Surat Al Maidah 8
Adapun lafadz dari surat Al Maidah ayat 8 adalah sebagai berikut:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُوۡنُوۡا قَوَّا امِيۡنَ لِلّٰهِ شُهَدَآءَ بِالۡقِسۡطِ ۖ وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَاٰنُ قَوۡمٍ عَلٰٓى اَ لَّا تَعۡدِلُوۡا ؕ اِعۡدِلُوۡا هُوَ اَقۡرَبُ لِلتَّقۡوٰى وَاتَّقُوا اللّٰهَ ؕ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيۡرٌۢ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ
“Yaa ayyuhallaziina aamanuu kuunuu qowwaamiina lillaahi syuhadaaa-a bil-qisthi wa laa yajrimannakum syana-aanu qoumin 'alaaa allaa ta'diluu, i'diluu, huwa aqrobu lit-taqwaa wattaqulloh, innalloha khobiirum bimaa ta'maluun.”
Artinya,
“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."
Tafsir Surat Al Maidah 8
Dalam buku Tafsir Imam Syafii (Almahira: 2008), Syeikh Ahmad Mustofa menuliskan bahwa ayat ini berkaitan tentang kesaksian yang adil untuk semua pihak. Pelajaran yang bisa dipetik dari ayat 8 surat Al Maidah adalah jika seseorang sudah ditetapkan menjadi saksi, maka ia wajib menyatakan kebenaran dengan sebaik-baiknya.
Dirinya tak boleh memberikan kesaksian palsu, meskipun terdapat kesalahan dari pihak keluarga atau kerabatnya. Seseoang yang sudah menjadi saksi harus bisa jujur mengutarakan kebenaran tanpa ada yang ditutupi.
Hadist tentang Berlaku Adil
Salah satu hadist yang berkaitan dengan sikap adil diriwayatkan oleh Thabrani, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila kalian memutuskan suatu hukum, lakukanlah dengan adil. Dan apabila kalian membunuh, lakukanlah dengan ihsan, karena Allah Maha Ihsan dan menyukai orang-orang yang berbuat ihsan.”
Kalimat ‘membunuh’ dalam konteks hadist tersebut dikhususkan pada qisas yang mengharuskan seseorang dihukum mati atau setimpal dengan perbuatannya. Alangkah lebih baik bila penegakan hukum dilakukan sebagaimana tatanan hidup bermasyarakat yang baik.
Ayat Alquran memang sangat indah untuk diresapi, tidak terkecuali surat Al Maidah ayat 8. Pengamalan yang didasari dengan pengetahuan tentu akan memberikan sebuah efek positif untuk diri sendiri. Tak hanya mendapatkan kebaikan di dunia, tetapi juga menjadi catatan amal baik untuk akhirat. (ANG)
