Konten dari Pengguna

Tak Hanya Waisak, Ini Daftar Lain Hari Besar Agama Buddha

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

unsplash.com- Hari besar agama Buddha
zoom-in-whitePerbesar
unsplash.com- Hari besar agama Buddha

Hari Raya Waisak adalah hari besar agama Buddha yang selalu diperingati setiap tahunnya. Hari Raya Waisak biasanya diperingati saat purnama sidhi atau terang bulan untuk memperingati 3 peristiwa penting yang berkaitan dengan sejarah hidup Sang Buddha.

Waisak diperingati setiap tahunnya sebagai hari besar agama Buddha untuk menghormati tiga peristiwa penting berikut ini:

  1. Lahirnya Siddharta pada tahun 623 Sebelum Masehi, di taman Lumbini, Nepal pada bulan purnama, di bulan Waisak.

  2. Calon Buddha mencapai penerangan semupurna di Bodhgaya, India tahun 588 Sebelum Masehi pada usia 35 tahun, pada bulan purnama, di bulan Waisak.

  3. Buddha meninggal dunia pada usia 80 tahun di Kusinagar, India pada bulan purnama, di bulan Waisak, tahun 543 SM.

Seperti dilansir dari buku Seri Siapa Dia: Buddha, Gillian Stokes (2001:55), ketiga peristiwa tersebut yang kemudian dikenal dengan istilah Trisuci Waisak. Di India, hari Waisak disebut dengan hari Visakah Puja atau juga Buddha Purnima. Di Malaysia dan Singapura serta Sri Lanka disebut Vesak, sedangkan di Tibet disebut hari Saga Dawa.

Hari Raya Waisak dimanfaatkan oleh umat Buddha untuk menghormati dan merenungkan segala sifat luhur dari Tiratana yaitu buddha, dharma, dan sangha. Mereka juga biasanya menggunakan momen ini untuk memperkuat saddha atau keyakinan yang benar berdasarkan tekad, membina paramita atau sifat baik yang berasal dari para leluhur, serta tak lupa mengulang kembali dan merenungkan khotbah dari sang Buddha.

Peringatan Hari Besar Agama Buddha Selain Waisak

Selain Hari Raya Waisak, umat Buddha masih memiliki 2 hari besar agama Buddha lainnya, yaitu Magha dan Asadha. Bila digabungkan, maka umat Buddha memiliki 3 hari besar setiap tahunnya.

sumber foto: https://unsplash.com/
  • Magha

Hari besar agama Buddha yang kedua selain Waisak adalah Magha. Magha atau Magha Puja adalah salah satu hari raya yang dirayakan dalam bentuk upacara keagamaan. Dinamakan upacara Magha karena terjadi pada bulan Magha. Upacara peringatan tersebut biasanya dirayakan pada bulan purnama di bulan Februari sampai Maret.

Upacara Magha Puja dilaksanakan untuk memperingati peristiwa penting di bulan Magha. Pertama, berkumpulnya 1250 Arahat di Hutan Bambu Veluvana Arama. Mereka datang tanpa diundang dan tanpa perjanjian sebelumnya di tempat yang sama dengan tujuan yang sama. Kedua, sang Buddha membabarkan Ovada Patimokha yang isinya etika (vinaya) bagi para bhikkhu. Ketiga, Sang Buddha berpamitan, tiga bulan yang akan datang beliau meninggal dunia dan mencapai Parinibbana.

  • Asadha

Asadha atau Asadha Puja merupakan salah satu hari besar agama Buddha terutama bagi aliran Theravada. Peringatan Asadha biasanya berlangsung pada bulan Juli, pada hari bulan purnama pada bulan ke-8 penanggalan lunar. Asadha dirayakan untuk memperingati penyampaian khotbah pertama sang Buddha Gautama kepada 5 pertapa di taman rusa Isipatana di Benares dan peristiwa tersebut dijadikan penanda bahwa sangha telah didirikan di dunia. (DNR)