Konten dari Pengguna

Tari Merak: Sejarah, Makna, Gerakan, dan Kostum

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tari Merak, Foto: pariwisatasolo.surakarta.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Tari Merak, Foto: pariwisatasolo.surakarta.go.id

Tari Merak adalah tari kreasi yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Seiring perkembangan zaman, tarian indah yang dipentaskan oleh minimal 3 pasang penari ini akhirnya meluas ke seluruh Indonesia, bahkan pernah dipentaskan di luar negeri.

Sejarah Tari Merak

Sejarah Tari Merak, Foto: Pixabay

Tarian ini diciptakan oleh seniman Sunda yang bernama Raden TjeTje Somantri sekitar tahun 1950.

Berkat tugas Presiden Soekarno untuk menyiapkan New York World's Fair pada tahun 1965, Irawati Durban Ardjo, seorang seniman tari ternama diminta untuk menyempurnakan tari Merak.

Irawati pun mengamati gerak-gerik burung merak, sehingga menambahkan gerakan bercerita, yang terinspirasi dari burung merak jantan yang bersolek untuk memesona dan menarik perhatian si merak betina.

Tarian Merak Irawati ini akhirnya berhasil menampilkan nuansa klasik Sunda baru yang terus dipentaskan sampai detik ini.

Makna Tari Merak

Tarian merak juga dipadukan dengan beberapa gerakan klasik tari Sunda, hingga jadi lebih indah dan bermakna. Tarian ini secara keseluruhan menunjukkan rasa kagum terhadap keindahan burung merak.

Gerakan tari merak juga mengandung berbagai nilai religi berupa rasa syukur atas keindahan ciptaan Tuhan dan kehalusan budi yang tergambar dari gerakan indah yang terstruktur dengan rapi.

Gerakan Tari Merak

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, inilah gerakan dasar tari Merak:

  1. Galier: gerakan memutar kepala yang diadaptasi dari gerakan burung merak ketika menoleh

  2. Gilek: gerakan menggoyangkan kepala dan leher ke kiri dan kanan, hingga membentuk angka delapan, yang terinspirasi dari gerakan burung merak ketika menggelengkan kepala

  3. Ukel alias mucuk: gerakan memutar tangan

  4. Selut: gerakan tangan kiri dan kanan ke depan atau atas secara bergantian

  5. Ngoreh: gerakan kaki yang menggaruk-garuk tanah, terinspirasi dari gerakan burung merak ketika mencari makanan

  6. Trisik: gerakan peralihan antara 2 gerak pokok di dalam susunan tari yang mengandung unsur berkeliling sambil berjinjit

Kostum Tari Merak

Berikut deretan kostum yang dikenakan para penari Merak:

  1. Bagian kepala: siger, sanggul, tutup sanggul, bunga sanggul, susumping, dan suweng alias anting

  2. Bagian tubuh: kilat bahu, gelang tangan, apok, kace, beubeur, sinjang, soder, dan buntut merak

Setelah mengetahui sejarah, makna, gerakan, dan kostum tari Merak, apakah kamu tertarik untuk mempelajarinya? (BRP)