Konten dari Pengguna

Tekanan Hidrostatis Beserta Hubungannya dengan Hukum Archimedes

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tekanan Hidrostatis sumber foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Tekanan Hidrostatis sumber foto: Freepik

Tekanan hidrostatis merupakan tekanan yang diberikan oleh air ke semua arah pada titik ukur manapun akibat adanya gaya gravitasi. Tekanan ini akan meningkat seiring dengan bertambahnya kedalaman diukur dari permukaan air.

Besarnya tekanan bergantung pada ketinggian zat cair, massa jenis zat cair, serta percepatan gravitasi bumi. Gaya gravitasi bumi menyebabkan partikel-partikel zat cair akan menekan partikel lain di bawahnya dan begitu juga dengan partikel di bawahnya akan saling menekan hingga ke dasar zat cair.

Berikut Ini Rumus Menghitung Tekanan Hidrostatis Beserta Hubungannya Dengan Hukum Archimedes

Tekanan pada titik kedalaman berapapun tidak akan dipengaruhi oleh berat zat cair, luas permukaan zat cair, maupun bentuk wadah. Adapun sifat-sifatnya adalah :

  • Semakin dalam letak suatu titik dari permukaan zat cair, tekanan hidrostatis akan semakin tinggi

  • Tekanan zat cair ke segala arah adalah sama besar

  • Tekanan ini bergantung pada kedalaman, massa jenis zat cair, dan percepatan gravitasi

  • Tidak bergantung bentuk wadah

Tekanan pada zat cair memberikan tekanan baik ke samping (lateral) maupun ke dasar wadah. Tekanan pada zat cair bisa bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

Ph = pgh

Ph = Tekanan Hidrostatis (N/m2)

p = kerapatan atau massa jenis zat cair (Kg/m3)

g = percepatan gravitasi (m/s2)

h = tinggi/kedalaman zat cair (m)

Hubungannya Dengan Hukum Archimedes

Hukum Archimedes menjelaskan hubungan besarnya gaya yang diberikan zat cair terhadap benda yang berinteraksi dengannya.

“Jika benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda itu akan mendapat gaya ke atas yang sama besar dengan berat zat cair yang didesak oleh benda tersebut. (Hukum Archimedes)”

Pembuatan kapal selam didasari oleh prinsip yang dikemukakan oleh Archimedes. Berdasarkan hukum Archimedes, gaya apung dapat dirumuskan sebagai berikut:

Fa = p x g x V

Dengan V = volume zat cair yang dipindahkan

Fa = Gaya apung

p = Massa Jenis

g = Percepatan Gravitasi

V = Volume

Itulah tadi penjelasan mengenai tekanan hidrostatis beserta hubungannya dengan hukum Archimedes. Kamu bisa mencoba untuk berlatih soal supaya lebih jelas lagi.

(RN)