Teknik Dasar Cara Memegang Bet Tenis Meja dengan Benar

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu olahraga yang menarik adalah tenis meja. Dalam bermain tenis meja, ada berbagai teknik cara bermainnya terutama teknik dasar dalam memegang bet, yang wajib dikuasai oleh seorang pemain tenis meja. Karena permainan tenis meja dipengaruhi oleh Teknik memegang bet. Bagaimana cara memegang bet tenis meja yang benar?
Macam-Macam Teknik Memegang Bet
Dalam permainan tenis meja, ada beberapa macam cara memegang bet seperti yang dikutip dari buku Mengenal Tenis Meja, (David Apriyanto (2012: 55).
Shakehand Grip
Shakehand grip adalah cara memegang bet tenis meja yang sering digunakan oleh banyak pemain. Cara memegang ini sangat efektif untuk bermain bertahan dan menyerang. Dengan shakehand grip, pemain dapat dengan mudah memukul dengan kuat ke semua sudut meja. Memegang shakehand grup seperti orang melakukan jabat tangan. Kesalahan dan perbaikan yang sering terjadi dalam belajar grip ini meliputi pukulan forehand atau backhand terasa tidak stabil.
Penhold Grip
Penhold grip adalah cara memegang bet seperti memegang pena. Cara memegang ini hanya digunakan pada satu permukaan bet. Penhold grip atau memegang tangkai bet hanya dapat digunakan untuk satu permukaan bet. Cara memegang ini sangat efektif untuk pukulan forehand tetapi kurang efektif untuk pukulan backhand. Selain itu cara memegang bet ini hanya digunakan untuk pemain dengan tipe bertahan.
Seemiller Grip
Seemiller grip juga disebut dengan American Grip yang merupakan versi dari shakehand grip. Cara memegang ini hampir sama dengan shakehand grip. Bedanya pada seemiller grip, bet bagian atas diputas dari 20 hingga 90 derajat kea rah tubuh. Jati telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.
Kelebihan teknik atau cara memegang bet tenis meja gaya seemiller grip adalah mudah melakukan blok, mudah menguasai permainan di tengah meja, mudah melakulan perubahan sisi bet pada saat permainan berlangsung, dan pergelangan tangan mudah digerakkan untuk pukulan forehand. Kelemahannya adalah kesulitan melakukan pukulan backhand yang jauh dari meja, kesulitan melakukan pukulan sudut, dan tidak efektif utnuk bertahan.
(WWN)
