Teknik Dasar dan Cara Bermain Bola Zig Zag yang Benar

·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Olahraga adalah kegitan yang menyehatkan dan membuat badan menjadi bugar. Terdapat berbagai macam olahraga yang dapat dilakukan, baik itu individu maupun kelompok. Salah satunya adalah bermain bola zig zag.
Teknik Dasar dan Cara Bermain Bola Zig Zag
Permainan bola zig zag adalah permainan yang melatih ketangkasan, keseimbangan, ketelitian dan kekuatan otot kaki. Selain itu permainan bola zig zag sangatlah mengandalkan kekompakan untuk memenangkan permainan.
Teknik Dasar Bermain Bola Zig Zag
Teknik dasar yang digunakan dalam bermain bola zig zag adalah menangkap dan melempar. Menangkap bola dengan cara membuka kedua telapak tangan dan melempar bola dengan cara mendorong bola menggunakan kedua tangan yang diarahkan menuju anggota kelompok selanjutnya.
Cara Bermain Bola Zig Zag
Dikutip dari buku yang berjudul Arif Cerdas Untuk Sekoah Dasar Kelas 4 Karangan Christiana Umi (2020: 38) cara memainkan bola zig zag adalah:
Kelas atau kelompok dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok A dan kelompok B.
Setiap kelompok berbaris menghadap ke depan dan berhitung 1,2,3,4 dan seterusnya.
Kelompok A dan kelompok B saling berhadapan.
Perhatikan siapa anggota kelompok di depan yang memiliki angka 1,2,3,4 dan seterusnya. Mereka adalah anggota satu tim.
Anggota nomor 1 melempar bola di hadapannya yang memiliki nomor 2. Nomor 2 harus menangkap dan melemparkannya ke anggota nomor 3.
Kelompok yang menyelesaikan lempar tangkap tanpa menjatuhkan bola adalah pemenangnya.
Urutan kelompok dalam bermain bola zig zag adalah:
1A 2B 3A 4B 5A 6B 7A 8B dan seterusnya
1B 2A 3B 4A 5B 6A 7B 8A dan seterusnya
Permainan bola zig zag dapat divariasaikan dengan menggunakan dua bola atau lebih banyak lagi agar menambah tingkat kesulitan dan keasyikan. Satu bola dimulai anggota nomor 1 dan bola lainnya dimulai dari anggota paling terakhir.
Perlu diingat, sebelum memainkan bola zig zag untuk pemanasan terlebih dahulu untuk mengurangi resiko cedera dari otot yang masih kaku. (MZM)
