Teks Editorial: Bagaimana Struktur dan Kaidah Penulisanya?

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks editorial adalah sebuah teks yang berisi tentang analisis subjektif berdasarkan fakta dan data yang ada. Tidak heran jika teks editorial ini kerap kali digunakan untuk menyampaikan pendapat melalui tulisan.
Dalam media biasa, teks editorial disebut sebagai tajuk rencana. Teks ini berisi tentang pandangan-pandangan redaksi dari isu yang diangkat dalam pemberitaan. Teks editorial sendiri memiliki beberapa ciri khusus seperti bersifat aktual dan faktual, sistematis dan logis, argumentative serta menggunakan kalimat yang tidak hanya singkat tapi juga padat dan jelas.
Struktur Teks Editorial
Untuk menulis sebuah teks editorial, sudah selayaknya kamu memahami bagaimana struktur dan kaidah penulisannya. Berikut adalah struktur teks editorial:
Tesis. Pada bagian ini, penulis biasanya menyampaikan sebuah pernyataan yang diperkuat dengan teori terkait isu yang akan dibahas. Tesis juga disebut sebagai pernyataan pendapat.
Argumentasi. Argumentasi merupakan alasan yang digunakan untuk memprkuat pernyataan dalam tesisi. Biasanya bagian ini berisi tentang pernyataan umum, data hasil penelitian, pernyataan para ahli maupun fakta berdasarkan referensi yang kredibel.
Reinteratsi. Bagian ini berisi tentang penegasan ulang dari pendapat yang telah diungkapkan sebelumnya. Biasanya penegasan ulang ini berada di akhir teks.
Kaidah Penulisan Teks Editorial
Melansir dari beberapa sumber, kaidah penulisan dalam teks editorial ini menyangkut tentang kebahasaan. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan yang harus diperhatikan saat menulis teks editorial:
Adverbia atau kata keterangan. Adverbia yang sering muncul dalam teks editorial adalah adverbial frekuentatif, dimana kata ini menggambarkan tentang makna yang berhubungan dengan tingkat kekerapan terjadinya sesuatu. Misalnya sering, jarang, selalu, biasanya, kadang-kadang dan sebagian besar.
Konjungsi. Konjungsi adalah kata penghubung antar kalimat. Misalnya bahkan, malahan, sesungguhnya, dan masih banyak lagi.
Verba Material. Verba material adalah kata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa. Misalnya membaca, menulis, membunuh, memukul dan lain sebagainya.
Verba Relasional. Verba relasional adalah kata kerja yang menunjukkan hubungan intensitas dan kepemilikian. Misalnya definisi A adalah B dan A mempunyai B.
Verba Mental. Verba mental merupakan kata kerja yang menerapkan presepsi (melihat, merasa), afeksi (sedih, khawatir, suka), dan juga kognisi (berpikir, mengerti, memahami).
Diatas adalah sedikit ulasan terkait struktur dan kaidah penulisan dalam teks editorial. Apakah kamu tertarik untuk mecoba membuat teks editorial? Jika iya, jangan abaikan struktur dan kaidah-kaidah penulisan teks editorial di atas ya! (RDY)
