News
·
10 Desember 2020 8:52

Teks Persuasif Berupa Ajakan, Begini Langkah Penyusunannya!

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Teks Persuasif Berupa Ajakan, Begini Langkah Penyusunannya! (31070)
Penyusunan Teks Persuasif sumber foto: Freepik
Teks persuasif merupakan satu teks yang berisi ungkapan bujukan, rayuan, ajakan, dan imbauan. Tujuan dari dibentuknya kalimat persuasif adalah untuk menyadarkan pembaca. Sekaligus mampu membuat pembaca terbujuk oleh kalimat yang dibacanya.
ADVERTISEMENT
Pernahkah kamu terbujuk dan membujuk seseorang untuk melakukan sesuatu? Jika ya, kegiatan inilah contoh pengaplikasian dari apa yang disebut teks berbentuk persuasif. Mengacu pada hal tersebut, maka kata ajakan menjadi kunci utama dalam teks ini.

Berikut Ini Ciri-Ciri dan Langkah Penyusunan Pada Teks Persuasif!

Mengenali ciri-ciri kalimat persuasif adalah bagian penting sebelum mulai membuatnya. Ciri-ciri ini pula yang akan memudahkan kamu menentukan arah kalimat yang hendak dibuatnya. Berisi ajakan atau dorongan untuk melakukan sesuatu yang dibahas dalam teks.
  1. Terdapat argumentasi atau pendapat yang kamu miliki agar ajakan dapat dipertimbangkan oleh pendengar atau pembacamu.
  1. Berisi fakta yang berusaha membuktikan salah satu kebenaran sebagaimana yang digariskan dari penalaranmu.
  1. Sasaran proses berpikir teks berorientasi kepada pembacanya, bukan kepada dirimu sendiri seperti dalam teks argumentasi.
ADVERTISEMENT
  1. Ide pokoknya biasanya menghindari konflik atau berusaha untuk senetral mungkin agar kepercayaan pembaca tidak hilang karena teks terlalu menjurus pada hal yang spesifik.
Setelah mengetahui ciri-cirinya, kini kamu bisa memulai membuat teks berbentuk persuasif dengan mengikuti langkah-langkah menyusunnya. Melansir dari buku Suparno dan Yunus (halaman 150), berpendapat bahwa ada beberapa langkah untuk menyusun teks ini, yakni:
  1. Menentukan tema atau topik teks.
  1. Menentukan tujuan yang mendasari suatup permasalahan yang akan dibawakan.
  1. Mengumpulkan data yang mendukung keseluruhan gagasan teks, dapat diperoleh dari pengalaman empiris atau pengamatan (observasi) kita sendiri pula.
  1. Membuat kerangka teks, kerangka teks disusun berdasarkan struktur dan kalimat-kalimat utamanya.
  1. Mengembangkan kerangka menjadi teks sempurna.
  1. Membuat judul.
Menariknya, judul justru ditentukan di akhir langkah penulisan. Hal ini memang menjadi salah satu teknik yang sering digunakan oleh penulis profesional seperti jurnalis. Mengapa? Karena judul sangat menentukan ketertarikan utama dari suatu teks persuasif.
ADVERTISEMENT
(RN)

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white