Konten dari Pengguna

Teks Tanggapan: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya Lengkap

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teks Tanggapan. (Foto: https://pixabay.com/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teks Tanggapan. (Foto: https://pixabay.com/)

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal berbagai jenis teks yang digunakan sebagai narasi komunikatif dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu teks yang seringkali digunakan adalah teks tanggapan deskriptif. Lantas, apa itu teks tanggapan dan apa saja ciri-ciri teks tanggapan? Untuk menguasai materi ini lebih dalam, mari simak artikel ini karena akan memb ahas lebih lanjut mengenai ciri-ciri dan contoh lengkap teks tanggapan.

Apa itu Teks Tanggapan Deskriptif?

Ilustrasi teks tanggapan. Foto: Unsplash.com

Dikutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan yang ditulis oleh Taufiqur Rahman (2017: 79), pengertian teks tanggapan adalah teks yang berisi kritik tajam terhadap suatu hal yang terdapat sebuah kesalahan. Umumnya teks tanggapan memuat tanggapan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar dengan disertai fakta yang menguatkan.

Sementara itu, teks tanggapan deskriptif adalah jenis dari teks tanggapan. Jenis lainnya yaitu teks tanggapan kritis, namun pada bahasan kali ini kita akan membahas teks tanggapan deskriptif lebih dalam.

Teks tanggapan deskriptif berisi komentar, kritik, saran, atau penilaian yang bersifat deskripsi. Komentar tersebut dilakukan dengan fakta yang sebenarnya dari suatu objek. Dengan demikian pembaca seolah-olah sedang melihat, merasakan, dan mendengar sendiri.

BACA JUGA: Teks Tanggapan Kritis: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

Apa Ciri-ciri Teks Tanggapan Deskriptif?

Ilustrasi Teks Tanggapan. (Foto: https://pixabay.com/)

Teks tanggapan memiliki ciri-ciri kebahasaan yang membedakan teks tersebut dengan teks lainnya. Berikut ciri-ciri kebahasaan teks tanggapan secara umum:

  1. Memiliki kalimat kompleks yang terdiri dari dua struktur dan dua verba.

  2. Memiliki kata penghubung atau konjungsi yang menghubungkan setiap kata dan juga setiap struktur.

  3. Memiliki kata rujukan atau referensi untuk menyokong atau memperkuat pernyataan dengan tegas.

  4. Menggunakan kata yang sesuai dalam pembuatan teks tanggapan yang kritis.

Sedangkan, dikutip dari buku Bahasa Indonesia: Wahana Pengetahuan, ciri-ciri teks tanggapan deskriptif ialah sebagai berikut:

  1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu dengan sejelas-jelasnya dan kerap melibatkan kesan indera.

  2. Teks tanggapan biasanya melibatkan pembaca untuk merasakan, mendengar atau melihatnya sendiri.

  3. Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara rinci.

Apa Tujuan Paragraf Teks Tanggapan Deskriptif?

Ilustrasi tujuan teks tanggapan deskriptif. Foto: Unsplash.com

Secara umum teks tanggapan deskriptif berguna untuk membantu pembaca agar melihat dan merasakan sendiri apa yang dideskripsikan penulis. Nah, berikut merupakan beberapa tujuan dari teks tanggapan deskriptif yang perlu kamu ketahui:

  1. Memberi petunjuk kepada orang lain ketika mengerjakan sesuatu.

  2. Memberikan penjelasan mengenai suatu hal yang perlu diketahui oleh orang lain.

  3. Memberi informasi mengenai suatu cara yang berlangsung di suatu tempat dalam suatu waktu.

  4. Membuat rangkuman atau tulisan agar lebih singkat dan mudah dipahami.

Contoh Teks Tanggapan

Ilustrasi contoh teks tanggapan. Foto: Pixabay

Setelah mengetahui pengertian, ciri-ciri, dan tujuan teks tanggapan, kini kamu bisa melihat secara langsung contoh dari teks tanggapan berikut contoh teks tanggapan yang dikutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX yang ditulis oleh Tim Ganesha Operation (2018: 63), yang dapat kamu baca agar semakin lebih paham.

Paceklik Emas Indonesia

Sebuah surat kabar melaporkan bahwa “Perburuan Medali Emas Sea Games XXI Telah Berakhir, tetapi Paceklik Emas Indonesia Tak Juga Berakhir”. Di hari terakhir, harapan Indonesia menambah medali emas pupus. Dari lima emas yang diperebutkan, Pasukan Merah Putih hanya menambah dua perak dan satu perunggu. Paceklik medali emas terjadi di Sea Games karena atlet-atlet Indonesia kurang disiplin dan sportif dalam latihan. Di sisi lain, dua petinju Indonesia, Albert Papilaya dan Bonix Saweho, patut diacungi jempol karena telah membawa nama baik Indonesia di Sea Games XXI. Mereka akan menerima bonus menyusul sukses merebut emas.

Terlepas dari kebenaran bahwa Albert Papilaya dan Bonix Saweho patut diacungkan jempol karena telah membawa nama baik Indonesia di bidang olahraga, nampak ada hal yang pantas dijadikan koreksi. Surat kabar itu menyebut kegagalan atlet-atlet Indonesia dalam Sea Games Kuala Lumpur karena mereka kurang disiplin dan sportif dalam latihan. Sebenarnya, kurangnya perolehan medali Indonesia karena negara-negara lain ternyata lebih cepat kemajuan bidang olahraganya sehingga lebih banyak mengumpulkan medali.

Keberhasilan Albert dan Bonix yang bekerja keras dalam latihan perlu ditiru oleh atlet lain. Semua atlet perlu meningkatkan latihan agar kemajuannya tidak kalah cepat dengan negara lain.

Kemudian ada juga contoh teks tanggapan deskriptif yang dikutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan karya Taufiqur Rahman. Berikut selengkapnya:

Tari Saman adalah salah satu tarian daerah Aceh yang paling terkenal saat ini. Tarian ini berasal dari dataran tinggi Gayo. Syair saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Aceh. Pada masa lalu, Tari Saman biasanya ditampilkan untuk merayakan peristiwa – peristiwa penting dalam adat dan masyarakat Aceh. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Pada kenyataannya nama “Saman” diperoleh dari salah satu ulama besar Aceh, Syech Saman.

Tari Saman biasanya ditampilkan menggunakan iringan alat musik, berupa gendang dan menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah. Tarian ini dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syech.

Karena keseragaman formasi dan ketepatan waktu adalah suatu keharusan dalam menampilkan tarian ini, maka para penari dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan sempurna. Tarian ini dilakukan secara berkelompok, sambil bernyanyi dengan posisi duduk berlutut dan berbanjar/bersaf tanpa menggunakan alat musik pengiring.

Karena kedinamisan geraknya, tarian ini banyak dibawak/ditarikan oleh kaum pria, tetapi perkembangan sekarang tarian ini sudah banyak ditarikan oleh penari wanita maupun campuran antara penari pria dan penari wanita. Tarian ini ditarikan kurang lebih 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi.

Itu dia ulasan mengenai teks tanggapan deskriptif. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL & ZHR)