Konten dari Pengguna

Teori Atom Rutherford dan Teori Atom Niels Bohr yang Perlu Kamu Ketahui

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rutherford. Sumber En.wikipedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Rutherford. Sumber En.wikipedia.org

Teori Atom Rutherford berasal dari percobaan dari Rutherford bersama dua orang muridnya yang bernama Hans Geiger dan Erners Masreden. Percobaan tersebut dilakukan pada tahun 1910 berupa mengamati hamburan sinar alfa terhadap lempengan emas tipis.

Melalui pengamatan tersebut, Rutherford dan dua muridnya menemukan adanya partikel alfa yang mampu menembus lembaran emas tanpa dibelokan. Lalu, ada pula partikel alfa yang dibelokkan sedikit, tapi pada sudut yang sangat tajam kembali ke sumber radioaktif. Guna menjelaskan adanya sebagian besar partikel alfa yang menembus lempengan emas tanpa dibelokkan itu, Rutherford mengembangkan model inti atom sebagai berikut.

Teori Atom Rutherford

Model Atom Rutherford. Sumber: Byjus.com

Berdasarkan model di atas, ada tiga poin yang dijelaskan oleh Rutherford, yaitu:

  1. Atom bukan bola pejal karena hampir semua partikel alfa diteruskan.

  2. Jika lempengan emas tersebut dianggap sebagai satu lapisan atom-atom emas maka di dalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.

  3. Partikel tersebut merupakan partikel yang menyusun suatu inti atom. Hal ini berdasarkan fakta 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Jika perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.

Teori Atom Niels Bohr

Model Atom Niels Bohr. Sumber: Byjus.com

Selain teori atom dari Rutherford, ada pula Teori Atom Niels Bohr. Pada tahun 1913, Niels Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford. Bohr melakukan percobaan tentang spektrum atom hidrogen. Berdasarkan hasil percobaannya, ia memberikan gambaran keadaan orbit elektron dalam menempati daerah di sekitar inti atom. Menurut Bohr, elektron mengelilingi inti atom pada orbit tertentu hanya terdapat orbit dalam jumlah tertentu dan perbedaan antar orbit satu dengan yang lain adalah jarak orbit dari inti atom. Berikut adalah model atom menurut Niels Bohr.

  1. Elektron dalam atom bergerak mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu, tidak memancarkan energi. Lintasan-lintasan elektron itu disebut kulit atau tingkat energi elektron.

  2. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan yang lain.

  3. Perpindahan elektron dari tingkat energi tinggi ke rendah disertai pemancaran energi. Sedang perpindahan elektron dari tingkat energi rendah ke tinggi disertai penyerapan energi.

  4. Elektron yang bergerak pada lintasannya berada pada keadaan stasioner, artinya elektron tidak memancarkan atau menyerap energi.

Sekian ulasan tentang teori atom kali ini. Tuliskan teori lainnya yang ingin kamu ketahui di kolom komentar, ya! Selamat belajar! (AA)