Tes Potensi Skolastik atau TPS UTBK: Pengertian dan Tujuannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini, jika kamu ingin mengikuti tes UTBK, itu artinya kamu harus melaksanakan tes berupa TPS UTBK. TPS adalah singkatan dari Tes Potensi Skolastik.
Melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh LTMPT tertanggal 06 April 2020, panitia menjelaskan beberapa perubahan mengenai UTBK 2020, salah satunya adalah materi tes yang diujikan hanya TPS (Tes Potensi Skolastik).
Pengertian TPS UTBK
TPS UTBK adalah tes untuk mengukur kemampuan kognitif siswa berupa penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting. Tak hanya digunakan dalam SBMPTN, TPS ini sendiri sudah ada sejak 1926 dan diterapkan di beberapa negara maju seperti Inggris, Finlandia, dan Australia.
Di Amerika Serikat, TPS juga menjadi seleksi yang biasa digunakan untuk melanjutkan perkuliahan ke perguruan tinggi. Tes ini pertama kali diciptakan oleh The College Board, yakni organisasi nirlaba yang memiliki misi menjadi sebuah jembatan antara siswa dengan pendidikan tinggi.
Secara umum, TPS (Tes Potensi Skolastik) terbagi menjadi dua jenis, yakni reasoning test dan subject test. Reasoning test menguji kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan matematika. Sementara subject test akan menguji keterampilan siswa dalam bidang studi tertentu seperti sains, sejarah, dan bahasa asing.
Melansir dari BAPER TPS UTBK SMBPTN 2022, Media Eduka, materi tes meliputi:
Penalaran Umum
Terdiri dari tiga subtopik yaitu:
Kesesuaian pernyataan yang menuntut penalaran seseorang dalam memahami isi teks/tabel/diagram/grafik (sesuai konteks paragraf).
Simpulan logis untuk menyimpulkan secara logis sesuatu yang mungkin terjadi berdasarkan isi teks.
Penalaran analitik yang menyediakan soal-soal dan meminta peserta menganalisis serta menjawab soal berdasarkan data yang telah disediakan
Pemahaman Bacaan dan Menulis
Terbagi menjadi dua subtopik yaitu:
Pemahaman isi bacaan yang menguji peserta dalam membaca, mencermati, serta memahami isi teks secara utuh.
Penalaran kebahasaan dalam memahami kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Dibagi menjadi empat subtopik, yaitu dua subtopik bahasa Indonesia dan dua subtopik bahasa Inggris.
Bahasa Indonesia dengan soal-soal yang melingkupi seputar ide pokok, simpulan, kelemahan dan kelebihan paragraf, serta hubungan isi antarparagraf. Serta seputar penulisan kata, penggunaan tanda baca, makna kata, kalimat efektif, konjungsi, serta kata ganti.
Bahasa Inggris yang mengharuskan peserta memahami inti atau informasi utama bacaan. Serta mampu membuat kesimpulan berdasarkan fakta-fakta atau informasi yang ada pada teks.
Pengetahuan Kuantitatif
Terdiri dari:
Pilihan ganda dengan tipe soal mengenai logika dasar dan matematika dengan level dasar.
Pilihan (1), (2), (3), dan (4) yang menyediakan pertanyaan dan 4 informasi. Peserta menjawab informasi mana yang benar, berdasarkan pernyataan yang diberikan.
Analisis kecukupan data yaitu sebuah pertanyaan dan 2 informasi. Lalu, menganalisis informasi mana yang dibutuhkan, sehingga pertanyaan dapat terjawab.
Analisis perbandingan dua nilai adalah sebuah informasi dan dua buah variabel (misal P dan Q). Umumnya, variabel P nilainya dicari berdasarkan informasi yang diberikan dan variabel Q nilainya diberikan. Peserta menentukan hubungan antara variabel P dan Q, mana yang lebih besar nilainya.
Tujuan TPS UTBK
Untuk menguji kemampuan dasar peserta TPS UTBK dalam logika, analisis, dan lainnya
Untuk menambah tingkat keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi, dan berkembang melalui proses belajar dan transfer dari pengalaman di sekolah maupun di luar sekolah.
Untuk mengukur kemampuan kognitif siswa berupa penalaran dan pemahaman umum
Demikian penjelasan mengenai TPS UTBK. Semoga bermanfaat. (DNR)
